Tangerang, garengpetruk.com — Di tengah panasnya isu pemutusan hubungan kerja dan harga sembako yang bikin kantong merintih, ada angin segar beraroma infus dan vitamin C datang dari arah Kabupaten Tangerang. Yup! Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79, Polri kerja bareng KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), ngadain acara Bakti Kesehatan dan Donor Darah di PT Adis Dimension Footwear, Rabu (02/07).
Acara ini nggak cuma sekadar formalitas belaka kayak ngetik absen pagi di grup WA kantor. Ada yang real: 79 anak yatim piatu dari keluarga buruh dapet santunan. Mereka datang nggak bawa demo, tapi pulang bawa tas sekolah baru, alat tulis, dan tentu saja… amplop cinta dari negeri (baca: uang tunai).
Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo turun langsung, lengkap sama para jenderal bintang tiga dan dua lainnya: Kabareskrim, Kabaintelkam, Kadiv Propam, Kadiv Humas, dan Kapusdokkes. Hadir juga Kapolda Banten, Gubernur Banten Andra Soni, serta Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Komplet, tinggal wartawan nyari sinyal buat live report.
Dalam sambutannya yang berbobot tapi nggak bikin ngantuk, Kapolri bilang terima kasih ke para buruh yang parade-nya bikin Presiden tersenyum dan lupa debat capres.
“Saya lihat teman-teman dari serikat buruh semuanya berusaha untuk bisa melaksanakan parade dan defile dengan sebaik-baiknya di hadapan Bapak Presiden, dan beliau sangat terkesan,” ujar Kapolri sambil tersenyum manis.
Acara ini bukan sekadar bagi-bagi brosur kesehatan. Polri turunkan 53 personel medis yang siap tusuk jarum tanpa drama. Ada 300 pendonor, 500 orang diperiksa gratis, 500 kacamata dibagi, bahkan vaksin influenza buat 50 orang (biar pilek karena mikirin cicilan bisa dicegah). Plus 1.500 paket vitamin dan obat gratis juga dibagikan — semoga bukan cuma vitamin Cuan.
Presiden KSPSI, Andi Gani, juga kasih dua jempol untuk Polri yang gak cuma jago jaga demo, tapi juga jago cari solusi buat buruh-buruh yang nasibnya digantung HRD.
“Kami mengapresiasi upaya Polri yang selalu siap membantu buruh yang membutuhkan akses pekerjaan baru,” ucap Andi Gani, yang kayaknya cocok jadi HRD nasional.

Foto dari humas polres Jember
Kapolri menutup acara dengan harapan manis, semanis senyum polisi di pinggir jalan saat sidak pelanggaran helm.
“Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga Polri dapat semakin dekat dengan masyarakat dan terus menjadi bagian dari solusi atas permasalahan sosial,” tutupnya.
Gareng komentar:
“Wahai rakyat pekerja dan rakyat petugas, mari bersatu di bawah spanduk kemanusiaan. Kalau darah bisa dibagi, kenapa kebijakan dan keadilan nggak ikut dibagi? Ternyata ketika polisi dan buruh bersinergi, yang berdarah bukan cuma tenaga, tapi juga hati yang tersentuh. Semoga bukan cuma di Hari Bhayangkara aja ya, perhatian ini… masa iya harus nunggu ulang tahun buat peduli?”
(Redaksi GarengPetruk.com — Bercanda Sehat, Serius Menggigit)















