Tangerang Selatan – garengpetruk.com
Wartawan itu bukan robot! Maka dari itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tangerang Selatan bareng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel sepakat ngadain acara Cek Kesehatan Gratis dan Diskusi Sehat buat para kuli tinta—yang kerjaannya kadang lebih banyak nulis daripada minum air putih.
Acara digelar di Gedung Layanan Informasi Tangsel, Jumat (11 Juli 2025), dan dihadiri langsung sama Kepala Dinkes Dr. Allin Hendalin Mahdaniar, MKM dan pasukan kesehatannya, plus para jurnalis senior dan yunior dari PWI Tangsel. Ketua PWI Ahmad Eko Nursanto juga tampil sebagai contoh hidup—hidup sehat maksudnya, bukan hidup banyak utang!

Dari Tekanan Darah ke Tekanan Deadline
Pemeriksaan kesehatan dilakukan dari A sampai Z: tekanan darah, gula, asam urat, kolesterol, sampai timbang berat badan yang kadang bikin wartawan lebih deg-degan dari wawancara sama koruptor. Beberapa langsung pucet setelah liat hasil tensinya, bukan karena darah tinggi, tapi karena nyadar: “Wah ini bukan cuma berita yang meledak, kolesterol juga!”
Ketua PWI Ahmad Eko curhat soal sakit yang pernah mampir ke tubuhnya: diabetes, darah tinggi, sampai kolesterol. Gara-gara itu, beliau kapok ngerokok dan mulai berpikir, “Daripada jaga opini doang, mending jaga pola makan juga.” Salut, Pak Ketua!
Kadinkes: “Jurnalis Harus Waras dan Sehat”
Kadinkes Tangsel, Dr. Allin, ngasih peringatan keras tapi menyehatkan. “Jangan merasa sehat kalau belum dicek. Gaya hidup wartawan itu rawan: kurang tidur, makan sembarangan, dan minum kopi kayak air galon.” Wah, tersindir kita semua, ya kan?
Beliau juga bilang, TBC banyak menyerang kaum pria dan darah tinggi sering ngincer emak-emak aktif. Tapi jangan salah, penyakit sekarang itu demokratis: semua usia bisa kena, dari jurnalis senior sampai magang.
Tangsel: Banyak Rumah Sakit, Tapi Jangan Nginep Duluan
Tangsel sendiri udah punya 13 RS Umum, 8 RS Khusus, 17 Puskesmas dan seabrek klinik. Tapi semua itu percuma kalau gaya hidup tetap ngawur. Daripada masuk IGD, mendingan jaga pola makan. Kata pepatah modern: “Lebih baik salad hari ini, daripada rawat inap seminggu.”

Jurnalis, Jangan Cuma Tajam di Tulisan
Acara ditutup dengan foto bersama—bukan buat pencitraan, tapi bukti bahwa kesehatan dan kekompakan wartawan masih terjaga. Diskusi berlangsung hangat, bukan karena AC rusak, tapi karena semangat jurnalis yang pengen sehat dan panjang umur… supaya bisa terus kritik pemerintah dengan stamina prima!
Gareng & Petruk bilang:
“Wartawan itu mulutnya tajam, tapi jangan sampai jantungnya bocor! Kritik boleh panas, tapi badan jangan panas dingin!”
Redaksi garengpetruk.com
Ngabari dengan sehat, menyindir dengan hangat.
Mau acara sehat lain? Hubungi GarengPetruk Care Center:
“Sehat itu hak rakyat, kritik itu hak jurnalis!”
















