INHIL — Ora jare ora, dunia perpolitikan dan pergerakan sosial di Indragiri Hilir makin seru, Lur! Sabtu, 26 April 2025, di Gedung 3 Putri Tembilahan, Moh. Rouf Azizi — sing jenenge udah panjang kayak daftar belanjaan emak-emak sebelum Lebaran — resmi melantik kepengurusan DPW Pasukan 08 Indragiri Hilir.

Bukan sekadar upacara pegang map dan jabat tangan model seremonial semata, ini acara penuh tekad: Pasukan 08 hadir bukan buat nampang, tapi buat ndandani negeri dari bawah, dari rakyat, untuk rakyat!
(Makanya, jangan sampe besok malah sibuk selfie terus lupa program kerja, ya Lur!)
Dalam sambutannya, Aziz, yang gelarnya bisa dipake buat bikin toko sertifikat kalau mau, menegaskan:
> “Pasukan 08 ini lahir dari rahim rakyat, bukan dari kantong konglomerat!”
Gaya bicaranya meletup-letup kayak popcorn, mengingatkan kita bahwa Pasukan 08 ini adalah gerakan sipil yang berdiri untuk mendukung kepemimpinan nasional Pak Prabowo Subianto — tokoh tegas, berpengalaman, dan tentu saja, rajin olahraga berkuda.

Apa misi mereka?
Bukan jualan kaos bertuliskan ’08’ semata, tapi ada 4 program jempolan:
1. Pasukan Cerdas — Biar rakyat nggak cuma pinter bikin meme, tapi juga cerdas melek digital dan politik.
2. Ekonomi Mandiri 08 — UMKM dipoles, koperasi disulap, biar dompet rakyat lebih tebal dari skripsi mahasiswa hukum.
3. Teknologi — Karena zaman sekarang, tanpa teknologi, jangankan usaha maju, update status aja bisa ketinggalan.
4. Silaturahmi Kebangsaan — Dialog, audiensi, dan kolaborasi, bukan debat kusir yang berujung unfriend di Facebook.

Selain pelantikan DPW, acara ini juga sekalian nembak dua burung dengan satu batu: pelantikan Bahu Prabowo (Badan Hukum Pasukan 08) dan penyerahan SK Struktur Wilayah PT. Tumbuh Tinggi Indonesia — holding resminya Pasukan 08.
(Singkat cerita: sekarang Pasukan 08 udah punya baju seragam, rumah, dan dapur sendiri!)
Purba Maulana, Ketua DPW yang baru dilantik, dengan semangat membara — kayak sate baru dibakar — janji bakal gerakkan pasukan di Inhil:
> “Kami siap berkontribusi untuk rakyat dan mengawal program nasional. Bukan sekadar rame-rame, tapi kerja nyata!”
Acara berlangsung khidmat tapi nggak ngantuk, penuh energi dan semangat perjuangan, dihadiri oleh pejabat pemerintah, Forkopimda, ketua organisasi, mahasiswa, dan tamu-tamu kehormatan.
(Lengkap, tinggal kurang abang tukang es krim doang!)
Catatan dari Gareng dan Petruk:
“Hidup rakyat kecil mesti dikawal sungguh-sungguh, bukan cuma digoreng pake kata-kata manis pas pelantikan! Pasukan 08 harus jadi gerakan rakyat sesungguhnya, bukan sekadar foto rame-rame sambil kasih jempol!”
Karena ingat, lur…
Membangun bangsa itu kayak nanem pohon:
Kalau cuma foto nanemnya doang, pohonnya tetep mati. Tapi kalau beneran dirawat, kelak buahnya bisa dinikmati semua orang.
Merdeka Pasukan 08, Merdeka Rakyat Indonesia!















