• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Sabtu, April 25, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

INDONESIA DI PERSIMPANGAN DUNIA MULTIPOLAR: Jangan Sampai Jadi Penumpang, Apalagi Jadi Penumpang Gelap!

maisput by maisput
Juli 12, 2025
in Pojok Opini, Kolom Analisis Ringan, Kolom Edukatif atau Inspiratif, Kolom Reflektif, Kolom Satir atau Sindiran Sosial
0 0
0
Ilustrasi Gareng Petruk

Ilustrasi Gareng Petruk

0
SHARES
7
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

GarengPetruk.com — Feature, Internasional

 

READ ALSO

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Gareng buka laptop, Petruk nyeduh kopi. Begitu headline dunia makin ramai dengan BRICS, dedolarisasi, dan konflik Timur Tengah, dua tokoh pewarta kesayangan rakyat ini langsung sigap: “Indonesia ini mau ke mana sih sebenarnya?”

 

Pendahuluan: Dunia Makin Panas, Tapi Pikiran Harus Tetap Dingin

Konflik Israel-Iran makin terbuka, kayak warung yang dulu pakai tirai plastik sekarang udah pasang neon box. Perang bayangan berubah jadi perang terang-terangan, dari siber sampai rudal beneran. Tapi buat Indonesia, ini bukan sekadar tontonan luar negeri. Ini kayak tetangga ribut, tapi suara lemparan piringnya bikin dinding rumah kita retak-retak.

Indonesia, dengan penduduk Muslim terbanyak dan ekonomi raksasa di Asia Tenggara, jelas nggak bisa pura-pura tuli. Situasi ini menyentuh titik rawan: harga minyak, radikalisme, dan tekanan diplomatik. Dan semua itu terjadi di tengah dunia yang sudah nggak unipolar lagi—alias, Amerika sudah nggak sendirian pegang remote dunia.

 

Multipolaritas: Dunia Sekarang Punya Banyak “Bos”, Tapi Gajinya Masih Nggak Merata

Petruk nyeletuk, “Dulu yang nyuruh dunia jongkok cuma satu, sekarang banyak yang nyuruh tapi jongkoknya beda-beda gaya.”
Itulah dunia multipolar: AS, Cina, Rusia, BRICS, Uni Eropa—semuanya bikin blok sendiri.

Indonesia? Kadang bingung, ikut mana? Tapi ya… jangan sampai cuma numpang selfie!

Invasi Rusia ke Ukraina, tarif perang dagang AS vs Tiongkok, dan konferensi BRICS di Brasil—semua jadi tanda bahwa “bos besar tunggal” sudah kehilangan kuasanya. Negara-negara mulai cari alternatif: sistem keuangan tanpa dolar, organisasi multilateral baru, bahkan wacana bikin “IMF Syariah” pun bermunculan.

 

Indonesia: Si Netral Pintar atau Si Bingung Setengah Mati?

Indonesia posisinya unik. Mau jadi netral, tapi kadang diplomasinya kayak sinetron: tegas di episode awal, plin-plan di ending.
Gareng bilang, “Bebas aktif itu bagus, asal jangan jadi bebas ngambang.”

Timur Tengah ribut, minyak naik, sentimen agama meletup, kelompok ekstremis bangun dari tidur panjangnya. Dan tiba-tiba, Indonesia ikut kena getah—tanpa sempat siapin payung.

Tapi justru di tengah kekacauan ini, Indonesia bisa unjuk gigi: jadi penengah, jadi moderator, bukan penonton. Kita bisa bikin forum, bisa tawarin diplomasi, dan bisa nentuin sikap tanpa ikut ngemis ke blok mana pun.

 

Multilateralisme: Bukan Klub Elite, Tapi Lapak Global Buat Semua

Masuk BRICS? Oke!
Ngasih jempol ke Rusia dan Tiongkok? Monggo!
Tapi jangan sampai lupa prinsip: multilateralisme sejati bukan anti-Barat, tapi pro-keadilan.

Gareng tegas, “Kalau ikut BRICS cuma buat nyinyirin Amerika, itu mah baper internasional!”

Ada tiga arena utama buat buktiin multilateralisme Indonesia:

1. Keamanan:
Bangun sistem yang inklusif. Jangan biarin dunia diisi sama geng senjata. Indonesia harus tetap vokal soal non-proliferasi senjata, damai melalui diplomasi, dan penegakan hukum internasional. Jangan cuma sibuk pamer tank!

2. Teknologi:
Jangan cuma jadi pembeli gadget canggih. Indonesia harus masuk ke kolaborasi R&D global, bikin ekosistem inovasi sendiri. Jangan jadi negara yang cuma nunggu harga turun baru beli.

3. Perdagangan:
Dukung sistem perdagangan yang adil dan terbuka. Tapi juga waspada sama jebakan ketergantungan rantai pasok. Diversifikasi mitra dagang, dan jangan cuma bangga ekspor batu bara. Industri lokal juga harus naik kelas!

Epilog: Kapal Indonesia Menuju Dunia Baru, Tapi Kompasnya Jangan Rusak

Dunia sedang berubah. Tapi apakah Indonesia siap ikut menggambar ulang peta? Atau malah cuma ngikut garis yang sudah dibuat negara lain?

Pernyataan Presiden Prabowo soal BRICS adalah sinyal—bahwa Indonesia ingin jadi bagian dari dunia yang adil dan tidak munafik. Tapi keinginan doang gak cukup. Perlu strategi. Perlu aksi. Perlu nyali dan otak.

Petruk menutup obrolan sore itu dengan kalimat sakti:

“Indonesia harus jadi arsitek normatif, bukan penumpang gelap geopolitik. Dunia boleh banyak kutub, tapi kita jangan ikut beku!”

Catatan Penutup dari Redaksi GarengPetruk:

Kalau dunia ini kayak pasar, jangan jadi penjual yang cuma pasang tenda nunggu pembeli.

Jadilah pengelola pasar, yang atur ritme dagang, jaga keadilan, dan pastikan semua dapat bagian.

Multipolaritas bukan akhir dari segalanya, tapi awal dunia yang lebih adil—asal Indonesia nggak salah pilih peran.

GarengPetruk.com – Sindiran Asyik, Wawasan Ciamik!

Artikel Feature yang Bikin Melek, Meski Bacanya Sambil Ngopi!

Cimahi, 10 Juli 2025

Post Views: 825

Related Posts

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
Kolom Tokoh Fiktif

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

November 24, 2025
Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional
Pojok Opini

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Oktober 31, 2025
Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung
Kolom Tokoh Fiktif

Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung

Oktober 29, 2025
JANGAN PANGGIL AKU AYAH
Pojok Opini

JANGAN PANGGIL AKU AYAH

Oktober 27, 2025
Ketum DPP Pasukan 08: Reshuffle Prabowo Sesuai Prediksi, Tapi Menteri Keuangan Bikin Shock!
Pojok Opini

Dari Relawan Jadi Jutawan — Dari Kader Menuju Miliarder: Kisah Sunyi Perjalanan Pasukan 08

Oktober 19, 2025
Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat
Pojok Opini

Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat

Oktober 17, 2025
Next Post
Redaktur dan para jurnalis di ruang diskusi. Foto: Eko Windarto

Krisis Model Bisnis Media: Iklan Banjir, Redaksi Kering — Media Jangan Cuma Jadi Tisu Basah Kapitalisme!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

2261 Jamaah Haji Jember Diberangkatkan: Mekkah Siap-Siap Diserbu Emak-Emak dan Bapak-Bapak Bersarung!

2261 Jamaah Haji Jember Diberangkatkan: Mekkah Siap-Siap Diserbu Emak-Emak dan Bapak-Bapak Bersarung!

Mei 10, 2025
AKU RINDU HAKIM, JAKSA, DAN PENGACARA YANG MEMPERJUANGKAN KEADILAN INI MEMILIKI JIWA KEKANAK-KANAKAN

AKU RINDU HAKIM, JAKSA, DAN PENGACARA YANG MEMPERJUANGKAN KEADILAN INI MEMILIKI JIWA KEKANAK-KANAKAN

Mei 6, 2025
Puskesmas Kapongan Digoyang Isu, Gareng Petruk Turun Gunung: “Rawat Inap Penuh, Masa Disuruh Tidur di Dapur?”

Puskesmas Kapongan Digoyang Isu, Gareng Petruk Turun Gunung: “Rawat Inap Penuh, Masa Disuruh Tidur di Dapur?”

Juni 2, 2025
DANANTARA: DANA DARI LANGIT ATAU DARI AKAL SEHAT?

DANANTARA: DANA DARI LANGIT ATAU DARI AKAL SEHAT?

Juni 15, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In