• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Sabtu, Desember 13, 2025
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pulau Bedil: Ketika “Raja Ampatnya Jawa” Mulai Batuk-Batuk karena Tambang

maisput by maisput
Juni 14, 2025
in Berita Banyuwangi, Berita Jawa Timur
0 0
0
Pulau Bedil: Ketika “Raja Ampatnya Jawa” Mulai Batuk-Batuk karena Tambang
0
SHARES
2
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

BANYUWANGI, garengpetruk.com –
Kalau dulu orang menyebut Pulau Bedil sebagai “Raja Ampat-nya Jawa”, sekarang tambah satu kata di belakangnya: “Raja Ampatnya Jawa… yang terancam ambrol”.

Bayangkan, tempat yang katanya surga kecil di ujung timur Jawa, lengkap dengan lumba-lumba, monyet, dan air sebening mata air wudhu, sekarang mulai bergetar bukan karena tarian adat, tapi karena dentuman tambang.

READ ALSO

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA

Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!

Seorang warga dunia maya, @ibengabdullatif, yang dulunya datang untuk healing, malah pulang dengan pening.

> “Waktu aku ke sana, suara bom terdengar sangat jelas,” ujarnya.

 

Ya ampun, Mas. Ini Pulau Bedil, bukan film perang.

—

Pulau Bedil, Si Cantik yang Dicubit Ekskavator

Kata orang, cinta itu buta. Tapi kalau cinta pada alam, seharusnya tidak tuli dan tidak pura-pura buta. Sayangnya, Pulau Bedil malah diperlakukan seperti mantan yang dimanfaatkan lalu ditinggalkan.

Dulu dipuja-puja karena kecantikannya. Sekarang? Disayat-sayat demi urusan perut tambang.

> “Secara visual jelas banget. Warna coklat koyak-koyak kontras dengan hijaunya pepohonan.”

 

Ini bukan palet lukisan Van Gogh. Ini luka yang dijual dalam paket investasi.

—

Ketika Lumba-lumba dan Monyet Ikut Stres

Lumba-lumba biasanya lompat-lompat bahagia di lautan. Tapi kalau tiap hari denger suara duar! kayak main petasan, bisa-bisa mereka migrasi ke… mana ya? Mungkin ke Bali cari tempat kerja jadi maskot atraksi.

Monyet-monyet pun terancam kehilangan rumah. Dan jangan salah, mereka bisa protes juga loh. Bukan demo, tapi bisa-bisa turun ke desa rebut gorengan.

Pertambangan di wilayah pesisir bukan cuma bikin gundul daratan, tapi juga bikin laut menangis. Erosi, lumpur ke laut, hancurnya terumbu karang, semua jadi bonus dari “investasi tanpa empati”.

—

Tambang Masuk, Turis Kabur

Lho, katanya pariwisata itu andalan. Tapi kok malah dibunuh pelan-pelan?
Kalau pengelola tambang dan pejabat daerah mau mikir dua langkah ke depan, seharusnya sadar:

> “Orang datang ke Pulau Bedil karena indah, bukan karena ingin lihat bekas galian tambang!”

 

Kalau sudah rusak, siapa yang mau selfie di tebing bopeng? Apa caption-nya?

> “Cinta yang tersisa di balik luka ekologis.”
Njuk, ra popo nangis sekalian.

 

—

Belajar dari Timur Jauh: Raja Ampat

Apa harus tunggu viral dulu baru bertindak? Atau harus tunggu ada selebgram jatuh ke lubang bekas tambang dulu baru rame?

Kasus di Raja Ampat sudah cukup jadi pelajaran. Jangan tunggu Pulau Bedil masuk daftar “Wisata Bersejarah: Bekas Alam yang Dulu Indah”.

@ibengabdullatif berharap viralnya Raja Ampat bisa jadi cermin buat Pulau Bedil.

> “Semoga tambang di sini juga ikut terangkat. Bukan untuk dikembangkan, tapi untuk dihentikan!”

 

—

Gareng Bicara:

> “Negeri ini terlalu sering jatuh cinta pada investor, tapi lupa menjaga komitmen pada alam. Pulau Bedil bukan pacar semalam. Ia ibu yang merawat. Jangan dijual murah, apalagi ditukar dengan janji-janji proyek berjubah kemajuan.”

 

—

Petruk Nambahi:

> “Kalau suara bom lebih sering terdengar daripada suara burung,
kalau ekskavator lebih rajin kerja dari petugas pengawasan,
dan kalau lubang tambang lebih cepat digali daripada solusi ekologis—
maka, kita memang sedang menabung bencana.”

—

Seruan Akhir:

Kepada pemerintah, para pemilik kuasa, dan yang suka selfie di tengah alam:
Lindungi Pulau Bedil.
Bukan hanya demi pariwisata. Tapi demi masa depan yang masih ingin melihat lumba-lumba menari dan pohon-pohon bergoyang karena angin, bukan karena ledakan.

—

Kalau laut mulai murka dan monyet mulai turun ke kota,
jangan salahkan mereka. Salahkan manusia yang lupa cara mencinta.

GarengPetruk.com – Satir Santun, Kritik Lantang.

Sumber : https://vm.tiktok.com/ZSkxtD5v3/

Post Views: 293

Related Posts

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
Berita Jawa Timur

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA

November 24, 2025
Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!
Berita Jawa Timur

Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!

November 13, 2025
Panitia “Smash Balik” Isu Hadiah Turnamen Batu Open: “Bukan Hilang, Cuma Nyangkut di Net!”
Berita Batu

Panitia “Smash Balik” Isu Hadiah Turnamen Batu Open: “Bukan Hilang, Cuma Nyangkut di Net!”

November 13, 2025
Pasuruan Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana: Antara Kesiapan dan Doa agar Hujan Tak Baper
Berita Pasuruan

Pasuruan Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana: Antara Kesiapan dan Doa agar Hujan Tak Baper

November 6, 2025
BMKG: Malang Siap-Siap Guyuran, Payung Jangan Cuma Jadi Aksesori!
Berita Batu

BMKG: Malang Siap-Siap Guyuran, Payung Jangan Cuma Jadi Aksesori!

November 6, 2025
BPJS Kesehatan Luncurkan “New Rehab 2.0”: Solusi Cicilan Tunggakan Iuran, Biar Sehat Nggak Harus Berat!
Berita Pasuruan

BPJS Kesehatan Luncurkan “New Rehab 2.0”: Solusi Cicilan Tunggakan Iuran, Biar Sehat Nggak Harus Berat!

November 6, 2025
Next Post
Pramuka di Klaten: Pelatihan Pembina, Bukan Sekadar Ngopi dan Tepuk Tangan!

Pramuka di Klaten: Pelatihan Pembina, Bukan Sekadar Ngopi dan Tepuk Tangan!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Oktober 17, 2025

EDITOR'S PICK

180 Pesilat PSHT Klaten Ujian Naik Tingkat: Antara Keringetan, Pencak, dan Pencitraan Budi Luhur

180 Pesilat PSHT Klaten Ujian Naik Tingkat: Antara Keringetan, Pencak, dan Pencitraan Budi Luhur

April 28, 2025
Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru: Kini Commuter Bisa Nyaman Tanpa Drama Desak-Desakan!

Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru: Kini Commuter Bisa Nyaman Tanpa Drama Desak-Desakan!

November 6, 2025
Silaturahmi Pakai Otak, Bukan Sekadar Salam Tempel: Dr. H. Mulyadi dan Prof. Dr. Rachmat Pambudy Obrolin Masa Depan Jawa Barat, dari Sampah Sampai Digital!

Silaturahmi Pakai Otak, Bukan Sekadar Salam Tempel: Dr. H. Mulyadi dan Prof. Dr. Rachmat Pambudy Obrolin Masa Depan Jawa Barat, dari Sampah Sampai Digital!

Juni 20, 2025
Ilustrasi gambar oleh Gareng Petruk

HORE! PEMUTIHAN PAJAK DIPERPANJANG: Gareng dan Petruk Ikut Senang, Meskipun Motor Mereka Masih Kredit!

Juni 28, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
  • EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
  • HUTAN JATI DONOLOYO: SAKRAL, RINDANG, LAN KAYA CERITA – EDISI NGOPI BARENG SEMAR
  • Dugaan Pemotongan Bantuan Pusat di Minsel: Warga Miskin Ekstrem Maesaan Klaim Hanya Terima Separuh Jatah, LIN DPC Minsel Minta Transparansi
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In