• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Jumat, Mei 1, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Ketua Umum Pasukan 08 Luncurkan Teori Kriminologi Cybernetic

Intrik Intelijen, Drama Dunia Maya, dan WiFi Gratisan

maisput by maisput
September 19, 2025
in Intelijen Gareng Petruk
0 0
0
Ketua Umum Pasukan 08 Luncurkan Teori Kriminologi Cybernetic
0
SHARES
139
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Jakarta – Gareng Petruk News

Di sebuah forum intelijen yang katanya tertutup, tapi malah bocor di grup WhatsApp keluarga, Ketua DPP Pasukan 08 sekaligus Ketua Satgas Cyber Crime RI-1, Arfian D Septiandri, S.Kom, MBA, CCA, CCSA, CIISA, C.ED, memperkenalkan sebuah konsep baru yang bikin rakyat jelata menganga: Teori Kriminologi Cybernetic.

READ ALSO

“Salah Bisikin Presiden, Salah Jalan Negara”

PERANG TIMUR TENGAH: TEL AVIV REMUK, IRAN ANGKAT KAKI, NETANYAHU MENGGIGIL DI UJUNG KUASA

Kesit Budi Handoyo, Ketua PWI Jaya dan Arfian D Septiandri
Kesit Budi Handoyo, Ketua PWI Jaya dan Arfian D Septiandri, CEO GarengPetruk.Com

Teori ini, kata Arfian, adalah upaya memahami kejahatan digital bukan cuma dari sisi hukum dan teknologi, tapi juga dari intrik intelijen, psikologi, hingga drama manusia di balik layar monitor.

I. Latar Belakang: Dari Tukang Warnet ke Mafia Siber

Arfian membuka dengan kisah sederhana:

“Dulu kita lihat kriminal ya maling ayam, jambret HP, atau copet di angkot. Sekarang malingnya pindah, dari kandang ayam ke kandang server. Dari copet dompet ke copet OTP.”

Fenomena inilah yang melahirkan teori Cybernetic. Kalau dulu kriminologi pakai kacamata hukum, sosiologi, dan psikologi, kini ditambah lensa baru: sistem jaringan, algoritma, dan pola interaksi manusia dengan mesin.

II. Definisi Kriminologi Cybernetic

Teori ini dijabarkan Arfian dengan bahasa sederhana:

1. Kriminal sebagai Jaringan, bukan Individu.

Hacker bukan cuma orang sendirian di depan laptop. Mereka terhubung dengan jaringan global, kadang pakai server Rusia, VPN Singapura, tapi ujung-ujungnya belanja di Indomaret depan rumah.

2. Kejahatan sebagai Simulasi.

Banyak kasus cyber crime terjadi bukan karena butuh uang, tapi karena pelakunya ingin main game. Mereka treat hacking seperti quest RPG, di mana korbannya ya… kita semua.

3. Sistem Balas Dendam Digital.

Korban yang marah kadang malah bikin kejahatan baru. Misalnya, akun di-hack → bikin akun palsu → menyebar fitnah balik. Jadinya lingkaran setan siber.

4. Intrik Intelijen.

Tidak semua cyber crime murni kriminal. Ada yang dimainkan pihak ketiga, ada yang dipelihara, bahkan ada yang dipakai sebagai senjata politik.

III. Struktur Teori: Lapisan-Lapisan Kriminologi Cybernetic

Arfian menjelaskan dengan analogi tumpeng (karena kalau pakai teori spiral nested system, rakyat jelata malah pusing).

1. Lapisan Bawah (Teknis): password, kode OTP, malware, phishing.

2. Lapisan Tengah (Sosial): grup WhatsApp keluarga, arisan online, marketplace, hingga gosip artis.

3. Lapisan Atas (Intelijen): operasi penyusupan, manipulasi opini, hingga drama politik.

4. Puncak Tumpeng: Dalang yang tak terlihat, entah bos VPN gratisan, atau justru mantan pacar yang dendam.

IV. Intrik dan Drama: Plot Twist Dunia Maya

Hasil investigasi Satgas Cyber Crime menemukan kisah-kisah absurd:

Seorang hacker asal kampung ternyata mengatur jaringan scammer internasional sambil jaga warung pulsa.

Ada sindikat yang menipu dengan cara pura-pura jadi customer service palsu, padahal lokasinya di warnet.

Bahkan pernah ada kasus hacker yang berhasil bobol akun e-wallet, tapi uangnya dipakai… donasi masjid.

Plot twist-nya? Setelah ditangkap, si hacker bilang:

“Kalau saya maling di dunia nyata, dapatnya cuma ayam. Kalau maling di dunia maya, bisa dapat sedekah jariyah.”

V. Statement Resmi Arfian

“Cyber crime itu bukan cuma urusan IT. Ini soal perilaku manusia yang ketemu mesin. Teori Kriminologi Cybernetic adalah cara kita melihat bahwa kejahatan digital punya lapisan intelijen, punya drama, dan kadang absurd. Jadi jangan heran kalau yang kelihatan kecil bisa jadi punya aktor besar di belakangnya. Ingat, di dunia siber, tak ada yang benar-benar gratis… kecuali WiFi tetangga.”

VI. Pesan untuk Rakyat Jelata

Arfian menutup dengan wejangan khas intelijen jenaka:

1. Jangan gampang percaya link “klik di sini untuk jadi kaya”.

2. Kalau ada yang ngajak investasi bareng, biasanya dia duluan yang kaya, sampeyan duluan yang sengsara.

3. Password jangan pakai nama mantan, apalagi tanggal jadian—itu gampang ditebak.

4. Ingat: di dunia nyata maling ketemu satpam, di dunia maya maling ketemu intelijen.

VII. Epilog ala Intelijen

Teori Kriminologi Cybernetic akhirnya bukan hanya ilmu, tapi juga alat baca dunia yang makin absurd. Rakyat pun pulang dari forum ini dengan dua perasaan:

Takut dompet digital dibobol.

Tapi juga geleng-geleng karena ternyata drama hacker lebih lucu daripada sinetron.

Dan seperti kata Arfian sambil menutup laptop:

“Di dunia cyber, musuhmu bisa jadi cuma satu klik… atau satu tetangga.”

Post Views: 786

Related Posts

Ilustrasi Gambar Oleh Gareng Petruk
Pojok Opini

“Salah Bisikin Presiden, Salah Jalan Negara”

Agustus 7, 2025
PERANG TIMUR TENGAH: TEL AVIV REMUK, IRAN ANGKAT KAKI, NETANYAHU MENGGIGIL DI UJUNG KUASA
Berita Internasional

PERANG TIMUR TENGAH: TEL AVIV REMUK, IRAN ANGKAT KAKI, NETANYAHU MENGGIGIL DI UJUNG KUASA

Juni 19, 2025
Berita Bahagia di Friday The 13th: Ramalan Romo Luhut dan Senyum Simbolik Prabowo
Intelijen Gareng Petruk

Berita Bahagia di Friday The 13th: Ramalan Romo Luhut dan Senyum Simbolik Prabowo

Juni 13, 2025
Raja Ampat: Surgamu Dijual, Nerakamu Dikirim Lewat Tambang
Intelijen Gareng Petruk

Raja Ampat: Surgamu Dijual, Nerakamu Dikirim Lewat Tambang

Juni 8, 2025
Dedi Mulyadi: Gubernur Apa Tukang Ledeng? Yang Jelas, Bikin Sistem Bocor Jadi Ketahuan!
Intelijen Gareng Petruk

Dedi Mulyadi: Gubernur Apa Tukang Ledeng? Yang Jelas, Bikin Sistem Bocor Jadi Ketahuan!

Mei 18, 2025
Analisa Intelektual ala Gareng Petruk: “Negara Ormasia, Bukan Indonesia?”
Intelijen Gareng Petruk

Analisa Intelektual ala Gareng Petruk: “Negara Ormasia, Bukan Indonesia?”

Mei 3, 2025
Next Post
Pergantian Kepala Polisi : Rakyat Butuh Pengayom, Bukan Pengayom Penjahat

Ngaji Cyber Crime Bareng Ketua Umum Pasukan 08: Dari Hacker Kampung sampai Teroris Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Judul: “Rakyat Itu Siapa, Sih? Jangan-Jangan Cuma Dipanggil Waktu Pemilu!”

Judul: “Rakyat Itu Siapa, Sih? Jangan-Jangan Cuma Dipanggil Waktu Pemilu!”

Mei 31, 2025
YSK: Gubernur atau Bulldozer Pembangunan? “GMNI Bilang: 100 Hari Kerja, Tapi Rakyat Sudah Keburu Melongo!”

YSK: Gubernur atau Bulldozer Pembangunan? “GMNI Bilang: 100 Hari Kerja, Tapi Rakyat Sudah Keburu Melongo!”

Juni 11, 2025
Bakti Sosial Mahasiswa Fakultas Hukum: Walau Tak Melihat, Tapi Hati Menyala Lebih Terang

Bakti Sosial Mahasiswa Fakultas Hukum: Walau Tak Melihat, Tapi Hati Menyala Lebih Terang

Mei 10, 2025
Jember Mendadak Heboh! Wisuda “Emak-emak Sarjana Parenting” di Kantor FPK Bikin Kartini Macet Total

Jember Mendadak Heboh! Wisuda “Emak-emak Sarjana Parenting” di Kantor FPK Bikin Kartini Macet Total

April 29, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In