• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Minggu, Februari 8, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dedi Mulyadi: Gubernur Apa Tukang Ledeng? Yang Jelas, Bikin Sistem Bocor Jadi Ketahuan!

maisput by maisput
Mei 18, 2025
in Intelijen Gareng Petruk, Kolom Analisis Ringan, Kolom Edukatif atau Inspiratif, Kolom Reflektif, Kolom Satir atau Sindiran Sosial, Kolom Tokoh Fiktif, Pojok Opini
0 0
0
Dedi Mulyadi: Gubernur Apa Tukang Ledeng? Yang Jelas, Bikin Sistem Bocor Jadi Ketahuan!
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Cimahi, garengpetruk.com – Ada yang bilang, politik itu seni kemungkinan. Tapi kalau liat gaya Kang Dedi Mulyadi (KDM), politik malah jadi seni “ngoprek langsung di lapangan”. Beliau ini kalau diibaratkan gadget, bukan tipe-tipe “update OS tiap bulan” tapi justru langsung factory reset sistem lama. Gaya kerja beliau ini bikin para elite keringetan sambil buka pasal, karena yang dibongkar bukan cuma beton sungai—tapi juga mental betonan politik!

KDM ini bukan Gubernur biasa. Beliau itu semacam kombinasi antara petani, vlogger, dan Hansip digital. Sekali muncul di medsos, bisa-bisa langsung ngusir pedagang liar sambil ngasih modal dagang. Tangannya kerja, kakinya jalan, hatinya nyala, dan mulutnya—yah, kadang bikin fraksi DPRD pada kelojotan.

READ ALSO

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Ngomong Apa Adanya, Bikin Yang Terbiasa Main Drama Jadi Gusar

Waktu beliau bilang “saya lebih baik bongkar sendiri bantaran sungai, karena kalau nunggu DPRD, kita malah diajak rapat gak selesai-selesai”—langsung deh, yang duduk di kursi empuk DPRD mendadak kayak kesengat listrik PLN. Fraksi PDIP walk out, katanya KDM merendahkan partai. Lah, siapa suruh kursi partai dipakai buat rebahan kebijakan?

Ini bukan soal KDM anti-koordinasi, tapi koordinasi yang kebanyakan wacana itu kayak mie instan yang direndem air dingin: kelihatan banyak, tapi gak bisa dimakan. KDM ini pemimpin yang kalau ngeliat sungai mampet, gak manggil tim rapat—tapi langsung nyemplung sambil live Instagram!

Teori Berat? Santuy! Ini Mah Teori “Sontoloyo Beneran”

Kata ilmuwan seperti Heifetz dan Ostrom, gaya KDM itu masuk kategori adaptive leadership dan governance by action. Tapi kalau di mata Gareng, ini namanya mimpin pake otak waras dan hati lapang. Bukan pemimpin yang duduk di podium sambil ngitung tepuk tangan, tapi yang berdiri di pasar becek sambil nyambung gas elpiji rakyat kecil.

Sistem yang ada selama ini kayak tupperware bocor: kelihatan rapi, padahal isinya netes terus. Masuk KDM, langsung ditambal semua, bahkan kalau perlu diganti semuanya dengan ember baru yang bisa nampung trust masyarakat.

Walk Out? Walk In ke Rakyat Aja, Kang!

Ketika DPRD walk out, rakyat malah walk in ke kolom komentar beliau. Dukungan mengalir, bukan karena pencitraan, tapi karena beliau bisa bedain mana kamera buat gaya, mana kamera buat bukti. Yang duluan viral bukan sensasi, tapi solusi. Dan yang paling nyentuh? Uang buat program dari dompet pribadi. Sementara yang lain sibuk nyusun proposal bansos, KDM udah nyusun ulang mindset sosial.

Dibilang Gubernur Konten? Ya Emang, Tapi Kontennya Solutif!

Ada Gubernur lain nyinyir: “Dia mah cuma gubernur konten!” Tapi ya… emang kontennya gimana, Pak? Konten dorong gerobak, konten bersihin pasar, konten benerin jalan rusak—bukan konten potong pita sambil pamer dasi merek luar negeri. Lagian, di zaman ini, yang gak bisa tampil di layar HP rakyat, siap-siap jadi bahan gosip, bukan bahan harapan.

KDM ngerti betul: konten bukan sekadar pencitraan, tapi alat untuk menciptakan transparansi. Itu tuh, kata yang bikin sebagian elite alergi karena bisa bikin jejak digital mereka ketahuan ngapain aja—atau gak ngapain-ngapain.

Dana Hibah Dipretelin, Anggaran Komunikasi Disiletin

Dana hibah yang biasanya ngalir kayak air PAM ke yayasan-yayasan misterius, dibongkar KDM. Bukan pake wacana, tapi pake data. Anggaran komunikasi yang awalnya 50 miliar dikepret jadi 3 miliar—ini bukan ngirit, ini namanya ngakalin akal-akalan. Dan semua ini terjadi tanpa kucing-kucingan, karena tiap langkah selalu disiarin. Transparansi level dewa.

Dedi Mulyadi, Bukan Sekadar Gubernur, Tapi Gejala Perubahan

Apa yang dilakukan KDM itu bukan sekadar gaya baru, tapi gejala demokrasi yang makin dewasa. Ia bukan melawan sistem, tapi ngingetin bahwa sistem itu harus relevan sama rakyat. Dalam era digital, kepercayaan dibangun bukan dari protokol, tapi dari konsistensi.

Di tengah dunia politik yang sibuk debat sambil nunggu nasi box, hadir sosok KDM yang sibuk kerja sambil bagi nasi bungkus. Ini bukan soal populisme, ini soal pembuktian. Bukan soal pencitraan, tapi soal pencerdasan.

Penutup dari Gareng:

Di tengah politik yang penuh formalitas, hadir Dedi Mulyadi: gubernur dengan mental petani tapi visi negarawan. Kalau politikus lain sibuk merawat kursi, dia sibuk merawat nurani. Dan kalau elite politik bilang “ini melanggar konstitusi”, mungkin konstitusi-nya memang udah kaku dan butuh disegarkan pakai niat baik dan kerja nyata.

Maka jika hari ini kita membaca KDM, bacalah bukan sebagai narasi seorang pejabat. Bacalah sebagai semangat zaman yang capek dibohongi, dan sekarang minta bukti, bukan janji.

Gareng,

Cimahi, 18 Mei 2025
Penulis adalah mantan Sekertaris DPD Gerindra Jawa Barat.

Post Views: 691

Related Posts

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
Kolom Tokoh Fiktif

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

November 24, 2025
Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional
Pojok Opini

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Oktober 31, 2025
Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung
Kolom Tokoh Fiktif

Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung

Oktober 29, 2025
JANGAN PANGGIL AKU AYAH
Pojok Opini

JANGAN PANGGIL AKU AYAH

Oktober 27, 2025
Ketum DPP Pasukan 08: Reshuffle Prabowo Sesuai Prediksi, Tapi Menteri Keuangan Bikin Shock!
Pojok Opini

Dari Relawan Jadi Jutawan — Dari Kader Menuju Miliarder: Kisah Sunyi Perjalanan Pasukan 08

Oktober 19, 2025
Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat
Pojok Opini

Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat

Oktober 17, 2025
Next Post
DPRD Jatim: Toleransi Itu Kayak Lauk Pauk, Beda-Beda Tapi Satu Meja Makan

DPRD Jatim: Toleransi Itu Kayak Lauk Pauk, Beda-Beda Tapi Satu Meja Makan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Briptu Tani dan Cabai Anti Gagal Panen: Polisi Kini Turun ke Ladang, Bukan Cuma ke TKP!

Briptu Tani dan Cabai Anti Gagal Panen: Polisi Kini Turun ke Ladang, Bukan Cuma ke TKP!

Juni 11, 2025
Monumen Pers Siap Jadi Lokasi Pengukuhan Pengurus PWI Pusat 2025–2030

Monumen Pers Siap Jadi Lokasi Pengukuhan Pengurus PWI Pusat 2025–2030

Oktober 1, 2025

What It’s Really Like To Have Dinner with Best Burger In New York

Juli 10, 2025
Warga Batu Disuruh Gula Rendah, Tapi Janjinya Masih Manis-Manis: Pemerintah Gencarkan Screening Hipertensi & Diabetes!

Warga Batu Disuruh Gula Rendah, Tapi Janjinya Masih Manis-Manis: Pemerintah Gencarkan Screening Hipertensi & Diabetes!

Juni 5, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In