• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Minggu, April 19, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

TERUNTUK…

maisput by maisput
Mei 26, 2025
in Ustadz Wifi Hati
0 0
0
TERUNTUK…
0
SHARES
4
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Assalamu’alaikum… SUDAH CONNECT BELUM?!

Kalau belum, mungkin hatimu lagi di mode pesawat.

READ ALSO

Antara Rinjani dan Mandalika — Mencari Tuhan di Tengah Tinggi dan Cepatnya Dunia

Kalau Aku Pulang, Kalian Dengan Siapa?

Atau sinyalnya nyambung ke dunia terus, lupa ganti jaringan ke Langit.

Tenang… malam ini kita gak bahas algoritma,

tapi tentang perasaan-perasaan yang tak pernah kita selesaikan.

 

Karena ada hal-hal…

yang tak bisa kita kirim lewat WhatsApp,

yang tak bisa kita posting di story,

tapi cuma bisa dititipkan pada… Allah.

—

 

Teruntuk kamu…

yang pernah menulis surat tanpa tinta.

Surat itu gak pernah sampai ke siapa-siapa.

Karena memang bukan untuk manusia.

Itu ditulis di tengah malam…

dengan air mata yang tak jatuh,

dengan dada yang penuh sesak,

dengan jiwa yang bilang,

“Ya Allah, aku udah gak tahu lagi harus ngomong apa…”

 

Surat itu… tak pakai pena, tak pakai kertas.

Cuma ditulis di halaman hati yang udah mulai sobek.

Isinya? Bukan puisi cinta,

tapi luka-luka yang ingin dibersihkan.

Bukan harapan,

tapi penyesalan.

 

Kamu mungkin gak pernah kirim surat itu…

Tapi Allah tetap membacanya.

Karena bagi Allah,

tulisan yang paling jelas adalah ratapan yang disembunyikan.

 

Lalu kamu mencoba berdoa.

Tapi… mulutmu gak bisa bicara.

Kata-kata macet, lidah kaku.

Akhirnya kamu cuma duduk, sujud, diam.

Dan kamu kira, “Ah, doaku gak sampai…”

 

Padahal di saat itulah…

doamu sedang paling nyaring.

Karena Allah…

tak menunggu suara.

Allah menunggu kejujuran dari jiwa.

 

Doa tanpa kata…

adalah saat kamu gak bisa berkata “tolong”,

tapi hatimu berteriak…

“Ya Allah, cukup, aku lelah.”

Dan justru saat itu…

Langit mendekat padamu.

Peluk kamu… tanpa terlihat.

 

Lalu kamu berkata…

“Aku mencintai Allah.”

Tapi kamu gak merasa apa-apa.

Sholatmu kosong.

Dzikirmu hambar.

Hatimu datar.

 

Kamu mencinta… tapi tak punya rasa.

Bukan karena kamu gak tulus,

tapi karena jiwamu sedang mati rasa.

 

Dan itu bukan tanda kamu jauh…

tapi tanda kamu sangat rindu.

Karena cinta sejati…

kadang gak bikin deg-degan.

Tapi bikin kamu nunduk.

Bikin kamu malu.

Bikin kamu bilang,

“Ya Allah… walaupun aku begini,

aku masih ingin mencintai-Mu…”

 

Tapi cinta itu… kamu sembunyikan.

Kamu takut dianggap lebay.

Kamu malu jadi baik.

Akhirnya kamu menangis…

bukan di depan orang…

tapi dalam tangis yang tak berair mata.

 

Tangis yang gak bisa dilihat siapa pun.

Tangis yang bahkan kamu sembunyikan dari dirimu sendiri.

Tangis… saat kamu sadar:

“Aku salah. Aku gagal. Tapi aku masih pengen pulang…”

 

Dan benar… kamu rindu.

Rindu… tanpa pelukan.

 

Kangen sama seseorang… yang udah gak bisa dipeluk.

Kangen sama ayah, ibu,

kangen masa kecil,

kangen dirimu yang dulu, yang lebih dekat dengan Allah…

kangen suasana yang sekarang udah gak bisa kamu temui lagi.

Dan yang paling dalam:

kamu rindu Allah.

 

Tapi… gak tau gimana caranya kembali.

Karena dosa kamu udah numpuk,

aib kamu udah gak kehitung.

Kamu mikir… “Allah masih mau gak ya sama aku?”

 

Dengar baik-baik…

 

Allah itu tak pernah menutup pintu.

Yang menutup cuma egomu.

 

Dan akhirnya kamu berkata,

“Aku mau pulang.”

Tapi… pulang ke mana?

 

Rumah udah bukan tempat aman.

Teman bukan tempat bersandar.

Keluarga gak selalu paham.

Dan kamu sadar…

kamu sedang pulang tanpa rumah.

 

Tapi… Allah itu rumah.

Bukan bangunan. Tapi rasa tempat pulang.

Tempat kamu bisa rebah, rebek, remah…

dan tetap diterima.

 

Bahkan kalau kamu pulang bawa hati yang hancur,

Allah gak akan bilang:

“Kenapa jelek banget?”

Tapi Dia akan berkata:

“Akhirnya kamu pulang…”

 

—

 

Teruntuk kamu…

yang hidupnya gak seindah feed Instagram.

Yang doanya gak seindah khutbah Jumat.

Yang hatinya pecah tapi tetap tersenyum…

 

Ketahuilah,

kamu tidak sendiri.

Kamu hanya sedang dalam perjalanan pulang.

 

Dan Allah…

sedang membuka pintu-Nya

lebar-lebar…

tanpa tanya, tanpa syarat,

cukup datang…dan bilang:

 

“Ya Allah, aku kembali…”

—

Wassalamu’alaikum… SUDAH CONNECT BELUM?!

Kalau belum… ayo kita reset hati,

ganti jaringan dari dunia ke akhirat.

Karena sinyal-Nya gak pernah lemot,

server-Nya gak pernah down,

dan kasih sayang-Nya…selalu unlimited.

Post Views: 461

Related Posts

Antara Rinjani dan Mandalika — Mencari Tuhan di Tengah Tinggi dan Cepatnya Dunia
Ustadz Wifi Hati

Antara Rinjani dan Mandalika — Mencari Tuhan di Tengah Tinggi dan Cepatnya Dunia

Juni 15, 2025
Kalau Aku Pulang, Kalian Dengan Siapa?
Ustadz Wifi Hati

Kalau Aku Pulang, Kalian Dengan Siapa?

Mei 23, 2025
TERIMA KASIH SUDAH…  (Untukmu yang masih bertahan, berjuang, dan tidak lupa jalan pulang)
Ustadz Wifi Hati

TERIMA KASIH SUDAH… (Untukmu yang masih bertahan, berjuang, dan tidak lupa jalan pulang)

Mei 23, 2025
Nyanyian Kode
Ustadz Wifi Hati

Nyanyian Kode

Mei 23, 2025
Kisah Mbah Jaidi dan Kun Fayakun-nya Allah: Maka Jadilah Jadi, Orang Terkaya di Dunia dan Akhirat
Ustadz Wifi Hati

Kisah Mbah Jaidi dan Kun Fayakun-nya Allah: Maka Jadilah Jadi, Orang Terkaya di Dunia dan Akhirat

Mei 20, 2025
CERAMAH USTADZ WIFI HATI: “PUISI SUBUH & SINYAL CINTA YANG TERPUTUS”
Ustadz Wifi Hati

CERAMAH USTADZ WIFI HATI: “PUISI SUBUH & SINYAL CINTA YANG TERPUTUS”

Mei 19, 2025
Next Post
HIPMI Aceh: Dari Meeting Room ke Musda, dari Ngopi ke Aksi – BPC Kompak Dukung Tim Caretaker!

HIPMI Aceh: Dari Meeting Room ke Musda, dari Ngopi ke Aksi – BPC Kompak Dukung Tim Caretaker!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Ilustrasi Kereta Sancaka di lempar batu

Kereta Sancaka Dilempari Batu di Klaten, Dua Penumpang Jadi Korban: Vandalisme Naik Level, Akal Sehat Turun Drastis!

Juli 9, 2025
Jeda Dalam Hidup: Ketika Allah Menahan Langkah, Gareng Malah Bingung Cari Sandalnya

Jeda Dalam Hidup: Ketika Allah Menahan Langkah, Gareng Malah Bingung Cari Sandalnya

November 6, 2025
“Burhanuddin Terus Melayani, Sementara Paslon Lain Sibuk Memfitnah: Fakta atau Fantasi Politik?”

“Burhanuddin Terus Melayani, Sementara Paslon Lain Sibuk Memfitnah: Fakta atau Fantasi Politik?”

Oktober 5, 2024
Gambar Budi Arie dan Prabowo, dan Logo Partai Gerindra dan PSI

Budi Arie: PSI atau Gerindra? Saya Pilih Jalan Rakyat Bersama Presiden!

Juli 26, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In