BOGOR, GARENG PETRUK NEWS – Kalau biasanya kita dengar PMA itu Penanaman Modal Asing—yang bikin orang langsung mikir soal dolar, saham, dan investor Korea—kali ini beda, lur! PMA di sini bukan soal ngimpor duit, tapi soal “Penanaman Modal Akhirat”. Yup, ini investasi jangka super panjang, seumur hidup dan seumur mati!
Dan hebatnya lagi, investasi ini nggak kenal resesi, nggak kena inflasi, dan nggak perlu bikin proposal ke menteri keuangan. Cukup hati yang ikhlas, niat yang tulus, dan perbuatan yang nyata.
Modal Akhirat? Jangan Cuma Modal KTP dan Wajah Manis!
Menurut Gareng (yang ngakunya konsultan spiritual tanpa izin operasional), modal akhirat itu banyak bentuknya. Bukan cuma bangun masjid megah yang bisa dilihat dari satelit, tapi juga hal-hal kecil yang kadang dilupakan:
Modal senyum ke tetangga yang hobinya gosip.
Modal bantuin orang nyebrang, meskipun cuma di game simulasi.
Modal sabar pas disalip di jalan oleh motor yang belok tanpa sein.
Modal maafkan mantan, ini berat, tapi surgawi banget nilainya.
Modal bangun mushola di hati sendiri, sebelum bangun menara setinggi angan-angan.
Petruk menambahkan, “Modal akhirat itu kayak BUMD — Badan Usaha Milik Diri-sendiri. Yang ngerjain kita, yang nanggung kita, yang dapet untung juga kita. Nggak bisa diwakilkan ke dukun, caleg, apalagi admin sosmed!”

Dr. Mulyadi, MMA: Legislator yang Doyan Ingatkan Soal Pahala
Nah, bicara soal PMA, kita dapet wejangan keren dari Dr. Mulyadi, MMA, Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Gerindra dari Dapil Jabar 5 (Kabupaten Bogor). Beliau ini bukan cuma jago bicara di ruang sidang, tapi juga rajin ngasih motivasi ke rakyat soal pentingnya menanam modal akhirat.
“Kalau kita ingin Indonesia menjadi lebih baik, maka mulailah dengan menanam kebaikan. PMA ini penting! Mari kita jadikan usia 80 tahun Indonesia sebagai momen kebangkitan—dari rakyatnya yang mulai menanam modal akhirat, berpikir positif, bekerja keras, dan tidak lupa berbuat baik,” ujar Mulyadi, sambil tersenyum seperti habis bagi-bagi sembako.
80 Tahun Indonesia Merdeka: Jangan Cuma Minta, Saatnya Menanam!
Gareng nyeletuk, “Indonesia ini udah 80 tahun merdeka, masa kita masih jadi rakyat yang cuma berharap dari APBD? Yuk mulai dari APBD versi hati: Amal, Pahala, Berkah, dan Damai!”
Petruk menimpali, “Pemerintah boleh ganti, presiden boleh naik turun kayak harga cabai, tapi amal baik itu abadi. Nggak perlu masa jabatan, cukup niat sepanjang hayat.”
Ayo Rakyat, Investasi Tanpa Rugi!
PMA ini investasi yang nggak bisa dicairkan di bank, tapi bisa dipanen di akhirat. Bunga-nya nggak cuma 2% per tahun, tapi bisa jadi kebun surga seluas mata hati memandang.
Jadi mulai sekarang, jangan cuma nanya “Mau makan apa besok?”, tapi juga tanya “Mau dibawa apa nanti?”. Karena mati itu pasti, dan modal akhirat itu harga mati.
Gareng & Petruk pamit dulu, mau buka rekening amal jangka panjang di Bank Langit. Jangan lupa setorannya: ikhlas, sabar, dan rajin senyum walau hidup kadang seperti nasi kering tanpa sayur.
















