Situbondo, Gareng Petruk – Kalau Anda kebetulan lewat Jembatan Kalibagor, Situbondo, mungkin bakal merasa sedikit kagum (dan lega). Bukan cuma karena jembatan yang tengah dibangun oleh CV. Kawitan ini terlihat kokoh, tapi juga karena para pekerjanya terlihat modis dengan helm, rompi, dan sepatu keselamatan. Ya, begitulah kalau urusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) jadi prioritas utama!
Edi, sang Direktur CV. Kawitan, dalam wawancara eksklusif penuh canda dengan awak media Gareng Petruk pada Rabu (3/9/2024) di ruang kerjanya, bercerita soal pentingnya K3 bagi perusahaan. “Kami di sini nggak main-main soal keselamatan kerja. Helm? Ada! Sepatu? Wajib! Rompi? Nggak pakai, ya jangan kerja dulu!” katanya sambil tertawa.
Tapi, di balik candanya, Edi serius tentang pentingnya K3. Menurutnya, keselamatan pekerja bukan sekadar formalitas. “Ini kan proyek jembatan, kalau tidak hati-hati bisa berbahaya. Kami nggak mau ada yang cedera, apalagi sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya, K3 itu prioritas utama,” tegasnya. Helm lebih penting dari gaya rambut, katanya, setengah bercanda.
Jembatan Kalibagor Jadi Panggung Kesadaran K3
Pekerja di proyek ini memang jadi pusat perhatian. Tidak hanya karena keahlian mereka, tapi juga karena kedisiplinan dalam mengikuti prosedur keselamatan. “Dulu, orang mikir, pakai helm atau sepatu keselamatan itu ribet. Sekarang? Kalau nggak pakai, ya mereka sendiri yang ngeri!” tambah Edi, sambil mengungkap bahwa perusahaan ini tidak pernah main-main soal kesehatan pekerja.
CV. Kawitan memastikan semua pekerjanya terlindungi dengan baik. Dari ujung kepala sampai kaki, perlengkapan keselamatan disediakan. Kecuali keringat kerja keras, tentu saja, itu bonus untuk para pekerja!
Jembatan Kokoh, Pekerja Aman, Target Tercapai
Dengan sikap tegas soal K3, Edi juga memastikan bahwa pekerja bisa bekerja dengan tenang dan proyek jembatan ini berjalan sesuai target. “Kalau pekerja aman dan nyaman, mereka juga bisa fokus. Jembatannya jadi lebih cepat rampung, dan masyarakat nggak perlu nunggu lama. Semua happy!” katanya, menambahkan bahwa jembatan Kalibagor ini ditargetkan selesai tanpa halangan besar, kecuali mungkin hujan yang kadang bikin jengkel.
Petruk yang lagi menyamar jadi insinyur proyek menambahkan: “Ini baru perusahaan yang keren! Lebih baik pakai helm sekarang daripada nanti dipakai helm proyek alam baka! Hahaha!”
Jadi, untuk semua proyek-proyek besar di luar sana, CV. Kawitan bisa jadi contoh. Kalau mau sukses, jangan cuma pikirkan selesai tepat waktu, pikirkan juga keselamatan pekerjanya. Toh, pekerja yang aman itu sama dengan proyek yang aman. Gareng juga menegaskan, “Jangan lupa, keselamatan itu nomor satu, nomor dua, baru nyari warung kopi!”
Kesimpulan? Proyek boleh tinggi-tinggi, tapi helm tetap di kepala. Safety first, friends!
#CVKawitanPeduli #KeselamatanKerja #K3BukanGayaTapiKebutuhan
Diliput oleh : Misyono
















