Bondowoso, garengpetruk.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Bondowoso meluncurkan acara keren nan melesat: Kejuaraan Panahan 2025. Iya, beneran panahan, bukan panah hati mantan!
Acara yang digelar dengan semangat sedia busur sebelum hoaks meluncur ini diikuti oleh berbagai kalangan—dari pelajar, mahasiswa, sampai rakyat jelata yang biasa memanah lauk di warung sebelah.

Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, SH, SIK, MH, lewat Wakapolres Kompol I Gede Suartika yang membuka acara secara resmi, bilang kalau tujuan acara ini bukan cuma seru-seruan belaka. Tapi juga buat cari bibit unggul. Bukan bibit cabe rawit, tapi calon atlet panahan yang siap bersaing sampai ke tingkat nasional. Atau kalau perlu, Olimpiade! Siapa tahu Bondowoso jadi pusat panahan dunia.
> “Kami ingin mencari bibit muda dalam olahraga panahan dan mengembangkan atlet panahan yang berpotensi untuk mencapai jenjang yang lebih profesional,” ujar Wakapolres sambil menahan semangat agar anak panahnya tidak melesat ke langit-langit tenda.
Kategori lombanya juga beragam. Ada yang standar, ada yang beregu. Yang penting bukan panahan pakai senyum palsu dan janji politik, ya. Ini serius: panahan beneran.
Kami dari Gareng Petruk mencoba bertanya ke salah satu peserta: “Mas, latihan berapa lama sampe jago nembak begitu?”
> “Wah, saya biasa nembak gebetan, Mas. Sekarang baru nyobain nembak target beneran. Susah juga ternyata!” ujarnya sambil garuk-garuk kepala pakai anak panah.

Acara ini bukan hanya jadi ajang olahraga, tapi juga bentuk soft diplomasi dari pihak kepolisian. Karena lebih baik adu akurasi di lapangan panahan ketimbang adu argumen di medsos.
Dengan senyuman Wakapolres yang setajam anak panah, beliau juga berharap agar masyarakat makin cinta olahraga dan makin jauh dari urusan yang bikin repot seperti balap liar, perang status, atau debat kusir tak berkesudahan di grup WhatsApp RT.
> “Kami harap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa panahan itu seru, sehat, dan lebih baik daripada saling serang di kolom komentar,” pungkas beliau, penuh harapan dan tanpa perlu melempar kode.
Catatan Redaksi GarengPetruk.com: Daripada nyinyir tiap hari di media sosial, mending latih fokus dengan panahan. Karena dalam hidup, yang penting bukan hanya bisa membidik… tapi juga tahu kapan harus melepas.















