• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Sabtu, Desember 13, 2025
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dagelan 300T: Gareng Petruk Sindir Hukum yang Berkarat

maisput by maisput
Desember 31, 2024
in Berita Hukum, Kebijakan Pemerintah, Organisasi Masyarakat, Pendidikan, Politik Dalam Negeri
0 0
0
Dagelan 300T: Gareng Petruk Sindir Hukum yang Berkarat
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Oleh: Gareng dan Petruk

Gareng: “Petruk, apa ini negeri komedi? Ada koruptor nyolong Rp300 triliun, tapi vonisnya ringan kayak hujan gerimis di musim kemarau?”
Petruk: “Jangan salah, Gareeng. Hukum kita bukan komedi. Ini drama serius.

READ ALSO

Perang Melawan Mafia Impor: Ketika Negara Mulai Berani Melawan Para “Raja Gelap”

Monumen Pers Siap Jadi Lokasi Pengukuhan Pengurus PWI Pusat 2025–2030

Judulnya: ‘Hukum untuk yang Kaya, Penjara untuk yang Miskin’.”

Begitu kira-kira reaksi rakyat Indonesia ketika mendengar putusan pengadilan atas Harvey Mois, sang pesilat hukum yang menari di atas uang rakyat. Dengan hukuman yang dianggap terlalu ringan, bukan rasa keadilan yang ditegakkan, tapi rasa frustrasi yang ditebarkan. Duit Rp300T itu sudah cukup buat membangun sekolah, rumah sakit, sampai menyambung listrik ke pelosok.

Tapi sayangnya, malah lenyap seperti uang gaji akhir bulan: misterius.

Borok Hukum yang Tak Kunjung Sembuh

Petruk: “Gareeng, yang maling ayam aja bisa dihukum bertahun-tahun. Tapi ini, yang maling 300T malah senyam-senyum di sidang.”
Gareng: “Itulah ironi negeri ini, Truk. Kalau kecil itu mencuri, kalau besar itu investasi. Yang kecil dihukum, yang besar diakomodasi.”

Menurut laporan Divisi Intelijen DPP Pasukan 08, ketidakadilan seperti ini adalah ancaman serius bagi ketertiban negara. Ketika hukum gagal menjadi pengayom rakyat, kepercayaan pada institusi negara bisa runtuh.

Rakyat mulai bertanya, “Apa gunanya bayar pajak kalau ujung-ujungnya cuma jadi bancakan koruptor?”

Divisi Kajian Strategis DPP Pasukan 08 juga mengingatkan, ketidakpercayaan hukum adalah pintu gerbang menuju kekacauan sosial. Ketika rakyat sudah merasa hukum tidak bisa diandalkan, mereka akan mengambil jalur sendiri. Ini bisa berujung pada konflik horizontal, bahkan ancaman terhadap stabilitas nasional.

Kritikan Pedas dari Pengamat

Nurita,SH,CCA,CLBC, CEO Firma Hukum Maps Lawyer Indonesia dan Pendiri Bahu Prabowo (Bantuan Hukum Prabowo), menyebut kasus ini sebagai simbol buruknya integritas hukum di Indonesia. “Putusan ini adalah tamparan keras bagi rakyat kecil. Hukum seharusnya adil untuk semua, bukan hanya untuk mereka yang punya uang dan kuasa.”

Sementara itu, Dr.H.Suparno,SH,MH,MM, Direktur Bahu Prabowo, Praktisi Hukum, menambahkan: “Keadilan di negeri ini seperti panggung wayang. Pemeran utamanya adalah mereka yang punya kuasa, sedangkan rakyat cuma jadi penonton pasif.”

Seruan untuk Prabowo-Gibran: Tegakkan Reformasi Hukum

Gareng: “Eh, Truk, pemimpin kita yang baru, Prabowo dan Gibran, mesti denger ini. Kalau enggak, bisa tambah parah borok negeri ini!”
Petruk: “Betul, Gareeng. Reformasi hukum harus jadi prioritas utama. Kalau hukum rusak, negara ini kayak kapal bocor. Lama-lama karam.”

Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran diminta untuk mengambil langkah konkret. Tidak cukup hanya bicara soal reformasi, harus ada gebrakan nyata. Mulai dari memperkuat pengawasan lembaga hukum hingga menindak tegas aparat yang bermain mata dengan koruptor. Hukum harus jadi pedang yang tajam ke atas, bukan hanya ke bawah.

Aksi Damai: Protes dengan Beradab

Ketua Umum Pasukan 08, Arfian, menyerukan kepada seluruh rakyat dan anggota pasukan untuk bergerak. “Mari kita tunjukkan ketidakpuasan kita dengan cara yang damai dan beradab. Datangi pengadilan terdekat di domisili masing-masing dan suarakan aspirasi kita. Ini adalah protes damai untuk membela keadilan!”

Seruan ini bukan sekadar ajakan. Ini adalah panggilan untuk menyelamatkan negeri ini dari kehancuran hukum. Dengan aksi damai, rakyat menunjukkan bahwa mereka tidak diam terhadap ketidakadilan, tetapi tetap menjaga kehormatan sebagai warga negara yang cinta damai.

Pesan untuk Seluruh Rakyat Indonesia

Gareng: “Kita ini rakyat Indonesia, Truk. Kalau hukum rusak, kita yang harus bersuara. Jangan tunggu negeri ini hancur.”
Petruk: “Betul, Gareeng. Hukum itu pondasi negara. Kalau pondasi retak, kita semua yang kena dampaknya.”

Mari kita bersama-sama mendorong perubahan hukum yang lebih baik. Jangan biarkan hukum hanya menjadi permainan segelintir orang. Kalau kita diam, maka ketidakadilan akan terus merajalela. Bergeraklah, rakyat Indonesia!

Hidup rakyat! Hidup keadilan! Jangan biarkan dagelan hukum terus mengoyak nurani bangsa.

Post Views: 331

Related Posts

Perang Melawan Mafia Impor: Ketika Negara Mulai Berani Melawan Para “Raja Gelap”
Berita Nasional

Perang Melawan Mafia Impor: Ketika Negara Mulai Berani Melawan Para “Raja Gelap”

Oktober 31, 2025
Monumen Pers Siap Jadi Lokasi Pengukuhan Pengurus PWI Pusat 2025–2030
PWI

Monumen Pers Siap Jadi Lokasi Pengukuhan Pengurus PWI Pusat 2025–2030

Oktober 1, 2025
Tarif Listrik Tetap, Pikiran Tenang
Berita Nasional

Tarif Listrik Tetap, Pikiran Tenang

September 17, 2025
Akhmad Munir Umumkan Susunan Pengurus Lengkap PWI Pusat 2025–2030
PWI

Akhmad Munir Umumkan Susunan Pengurus Lengkap PWI Pusat 2025–2030

September 15, 2025
Gareng: Wah, Petruk, kau dengar tidak? UMT dan PasarHub bikin geger di Bekasi!
Universitas Mpu Tantular Jakarta

Gareng: Wah, Petruk, kau dengar tidak? UMT dan PasarHub bikin geger di Bekasi!

September 15, 2025
PWI Resmi Terdaftar Lagi: AHU Turun Kilat, Wartawan Senyum Lega
PWI

PWI Resmi Terdaftar Lagi: AHU Turun Kilat, Wartawan Senyum Lega

September 13, 2025
Next Post
Bupati Klaten Resmikan Jalan Soka-Temuwangi: “Ekonomi Warga Semoga Makin Makmur”

Bupati Klaten Resmikan Jalan Soka-Temuwangi: “Ekonomi Warga Semoga Makin Makmur”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Oktober 17, 2025

EDITOR'S PICK

Presiden Prabowo Subianto saat berjalan bersama Perdana Menteri Arab Saudi. Foto: Dari akun Facebook Prabowo

Indonesia–Arab Saudi makin lengket: bukan cuma haji, tapi juga investasi dan perdamaian dunia!

Juli 3, 2025
Cari Rumput Dapatnya Kerangka, Warga Klapanunggal Dapat ‘Bonus’ Tak Terduga!

Cari Rumput Dapatnya Kerangka, Warga Klapanunggal Dapat ‘Bonus’ Tak Terduga!

September 27, 2024
“Handala Hack” Bobol Jantung Pertahanan Israel: Dari Tabung Bensin sampai Jalur Drone, Semua Bocor!

“Handala Hack” Bobol Jantung Pertahanan Israel: Dari Tabung Bensin sampai Jalur Drone, Semua Bocor!

Juni 16, 2025
Warga Jabar, Tak Punya Waktu Urus Pajak Kendaraan? Dedi Mulyadi: Buka Minggu

Warga Jabar, Tak Punya Waktu Urus Pajak Kendaraan? Dedi Mulyadi: Buka Minggu

Maret 23, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
  • EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
  • HUTAN JATI DONOLOYO: SAKRAL, RINDANG, LAN KAYA CERITA – EDISI NGOPI BARENG SEMAR
  • Dugaan Pemotongan Bantuan Pusat di Minsel: Warga Miskin Ekstrem Maesaan Klaim Hanya Terima Separuh Jatah, LIN DPC Minsel Minta Transparansi
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In