Palembang – garengpetruk.com – Di tengah panasnya suhu politik olahraga Sumatera Selatan, Forum Silaturahmi Cabang Olahraga (Cabor) Sumsel menggelar Rapat Umum Anggota Pra Musorprovlub KONI Sumsel di Hotel Azza, Sabtu (10/5/2025). Tujuannya? Bukan buat bagi-bagi medali, tapi buat nyusun strategi ganti pelatih—eh, maksudnya Ketua KONI.
Gareng: “Lho, ini KONI apa klub sepak bola? Kok ada Musorprovlub segala?”
Petruk: “Musorprovlub itu Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa, Gareng. Bukan nama makanan khas Palembang.”
Mosi Tidak Percaya: KONI Dituding Main Bola di Luar Lapangan

Ketua Forum Silaturahmi Cabor Sumsel, Lidayanto S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa mereka telah mengajukan mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum KONI Sumsel, saudara Gunnar. Alasannya? Gunnar dianggap melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KONI karena tidak aktif atau berhalangan tetap.
Gareng: “Wah, kalau ketuanya sibuk di Jakarta, terus siapa yang ngurus atlet di sini? Jangan-jangan atletnya disuruh latihan sendiri sambil nonton YouTube.”
Atlet dan Pelatih: Merasa Diabaikan, Bukan Diapresiasi
Dalam rapat tersebut, para atlet dan pelatih menyampaikan keluh kesah mereka. Ada atlet yang sudah berjuang membawa nama daerah di PON, tapi malah di-blacklist. Ada juga pelatih yang kecewa karena atlet yang ikut pelatnas SEA Games bukan dari Sumsel.
Petruk: “Ini namanya bukan pembinaan, tapi pembinasaan. Atlet berprestasi kok malah dipinggirkan?”

KONI Sumsel: Fokus ke Porprov, Bukan ke Protes
Sementara itu, Kabid Humas KONI Sumsel, Daeng Suprianto, saat mengetahui adanya Rapat Umum Anggota Pra Musorprovlub KONI Provinsi Sumsel, belum memberikan banyak tanggapan.
Gareng: “Lho, Porprov kan nanti. Masalah di depan mata kok malah ditunda-tunda?”
Penutup: Gareng & Petruk Usul, Jangan Sampai Olahraga Jadi Lomba Lari dari Tanggung Jawab
Gareng: “Olahraga itu harusnya ajang prestasi, bukan ajang prestasi menumpuk masalah.”
Petruk: “Betul, Gareng. Kalau terus begini, nanti atletnya bukan lari di lapangan, tapi lari dari kenyataan.”
Semoga Musorprovlub nanti bisa menghasilkan pemimpin yang benar-benar peduli pada atlet dan olahraga Sumsel. Jangan sampai olahraga kita jadi bahan lelucon karena ulah oknum yang lebih sibuk ngurusin diri sendiri daripada ngurusin atlet.















