KLATEN— Kalau biasanya bendera cuma selembar kain di tiang bambu, kali ini warga Klaten bikin gebrakan. Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter dibentangkan di Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Sabtu (23/8) siang. Panjangnya bikin iri karpet merah Oscar, kalah gaya pokoknya.
Rakyat Jalan, Bendera Ikut Jalan
Ratusan warga—mulai dari anak sekolah, Pramuka, Paskibra, sampai bapak-ibu berbagai elemen masyarakat—turun ke jalan. Mereka gotong royong membentangkan bendera sepanjang 1 km lebih sambil jalan sejauh 1,6 km. Jadi bukan cuma long march, tapi long flag march!

Dari Yayasan Mbah Semar Peduli
Acara ini diinisiasi Yayasan Mbah Semar Peduli (YMSP). Tujuannya jelas: bikin perayaan HUT RI ke-80 makin meriah sekaligus menghidupkan semangat nasionalisme. PLT Camat dan Forkopimcam Pedan ikut hadir, biar lengkap—dari rakyat sampai pejabat semua larut dalam merah putih.
Pesan dari Ketua Yayasan
“Untuk menggugah rasa nasionalisme dan patriotisme, dan kita ingin membela merah putih agar tetap damai di Indonesia,” ujar Ketua YMSP, Ibu Dwi Woro, dengan suara penuh semangat.
Bukan Sekadar Kain
Buat YMSP, acara ini bukan cuma urusan kain panjang yang dibawa rame-rame. Tapi simbol cinta tanah air, bukti komitmen melestarikan nilai kebangsaan, dan pengingat bahwa merah putih nggak boleh luntur, walau sering dicuci sejarah.
Ngakak Plus:
Kalau bendera sepanjang 1.000 meter ini ditarik sampai Cawas, mungkin bisa jadi “tol patriotisme” gratisan. Bayangin tiap orang lewat harus hormat dulu—macetnya bisa sekalian jadi upacara!
















