• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Senin, April 20, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jeritan Hati Seniman Betawi: “Kami Bukan Cuma Pajangan Seni, Bos!

maisput by maisput
Juli 5, 2025
in Budaya, Berita Humaniora & Budaya
0 0
2
Narasumber, Panitia, Penggiat seni betawi, aktivis anti korupsi, dinas kebudayaan dan para pengisi hiburan betawi

Narasumber, Panitia, Penggiat seni betawi, aktivis anti korupsi, dinas kebudayaan dan para pengisi hiburan betawi

0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Jakarta, 30 Juni 2025

Gareng Petruk – Setu Babakan, Jakarta.

READ ALSO

Kosakata 2025 Resmi Dilantik: Sastra Dikumandangkan, Budaya Dibumikan, Digitalisasi Disindirkan!

Keraton Datang, Ratna Menyambut: Silaturahmi Adat Diangkat, Budaya Makin Berwibawa

Di tengah aroma teh manis dan keringat perjuangan, seniman Betawi hari ini bernyanyi, menari, silat, ngebodor, bahkan menangis dalam diam. Tapi bukan karena naskah, melainkan karena nasib! Diskusi publik bertajuk “Mendengar Jeritan Hati Seniman Betawi” yang digelar Yayasan Pelestarian dan Pengembangan Budaya Betawi (YASBI) hari Senin kemarin, menjadi panggung perlawanan halus dari para pelaku seni yang sudah terlalu lama dianggap “hiasan etnik” di tengah hutan beton Jakarta.

Dari Tanjidor Hingga Tangisan Dalam Senyuman

Acara dibuka indah, dari Tari Burung Raja Udang hingga Gambang Kromong. Tapi setelah ketukan terakhir rebana, suara hati seniman menggema lebih kencang dari sound system sewaannya. “Kami bukan sekadar pengisi acara di saat kampanye atau festival tahunan,” kata salah satu penari yang kostumnya lebih mahal dari amplop uang transportnya.

Dan ketika moderator sekaligus ketua penyelenggara, Jalih Pitoeng, membuka diskusi, suasana langsung berubah dari formal jadi frontal. Dengan gaya stand up satire ala Betawi, ia menyindir:

“Kalau koruptor bisa denger suara jeritan seniman, mungkin mereka bakal sadar… walaupun cuma sebentar sebelum tidur siang.”

Tari Burung raja udang
Tari Burung raja udang

Panggung Rakyat, Tapi Anggaran Elite

Turut hadir narasumber dari berbagai kalangan: KH. Luthfi Hakim (PWNU DKI), Yusuf, S.Kom (DPRD DKI), Kepala Dinas Kebudayaan DKI Dr. Miftahullah Tamary, Budayawan Yahya Andi Saputra, serta penonton dari ormas, mahasiswa, dosen, hingga jawara kampung. Tapi yang paling berisik justru isi hati seniman.

Anto Ristargie, sutradara teater Betawi, menyentil:

“Karya kami bukan cuma buat selfie pejabat. Tapi kalau mau seni kami tetap hidup, jangan cuma kirim undangan, kirim juga anggaran!”

Penampilan Teater Cermin pun sukses mengocok isi kepala dan isi hati. Bukan cuma sindiran buat koruptor yang ngorupsi anggaran budaya, tapi juga buat siapa saja yang nganggep seni cuma pelengkap acara seremonial.

Tepuk Tangan Tak Bisa Dimakan

Salah satu seniman bahkan nyeletuk lirih saat makan siangnya,

“Alhamdulillah kami masih hidup, meski bayaran kami lebih cocok disebut salam tempel kasih sayang.”

Nah loh! Kalau ini bukan satire, entah apa lagi.

Seni Itu Urat Nadi Bangsa, Bukan Kain Lap Festival

Irwan Nazri dari Universitas Mpu Tantular dan Serepina Tiur Maida dari Fakultas Ilmu Komunikasi pun menegaskan bahwa seni adalah urat nadi bangsa. Kalau uratnya putus karena lapar atau frustrasi, bangsa ini bisa kena stroke identitas.
“Selama ini program budaya Betawi lebih sering jadi simbol, bukan solusi,” kritik Yusuf, anggota dewan yang hadir dengan jujur… dan kami harap tetap jujur sampai akhir jabatan.

Jalih Pitoeng, Aktivisi penggiat anti korupsi ( kanan), KH. Luthfi Hakim, MA, wakil ketua PWNU DKI Jakarta (tengah), Yahya Andi Saputra, Budayawan Betawi ( kanan)
Jalih Pitoeng, Aktivisi penggiat anti korupsi ( kanan), KH. Luthfi Hakim, MA, wakil ketua PWNU DKI Jakarta (tengah), Yahya Andi Saputra, Budayawan Betawi ( kanan)

YASBI: Jangan Sampai Jadi Yas-Biarkan Aja

Sebagai Ketua Umum YASBI, Jalih Pitoeng menyatakan tegas bahwa yayasan ini tak akan jadi alat politik praktis. Ia ingin YASBI jadi rumah besar seniman, bukan kontrakan lima tahunan program musiman.

“Kami ingin pemerintah dengar, bukan cuma datang pas foto bareng. Suara seniman bukan suara latar, tapi suara akar.”

Akhir Kata: Tolong, Jangan Anggap Seniman Hanya Ornamen

Di tengah alunan tanjidor yang makin lirih, suara hati seniman makin lantang:
“Kami cinta budaya, tapi kami juga butuh makan nasi, bukan tepuk tangan doang!”

Jadi, wahai para pengambil kebijakan…
Kalau Anda masih mengira seniman cuma “pengisi waktu luang” dan budaya lokal cuma dekorasi rapat nasional, ingatlah satu hal:

“Bangsa tanpa budaya, ibarat pejabat tanpa malu: kosong tapi merasa penuh.”

Redaksi Gareng Petruk
Tertawa untuk Mikir, Menyindir Tanpa Nyindir Nama

Harian Nasional Gareng Petruk – Edisi Budaya Tersingkir Tapi Tetap Berdendang

Post Views: 2,285

Related Posts

Foto Bersama Peserta
Budaya

Kosakata 2025 Resmi Dilantik: Sastra Dikumandangkan, Budaya Dibumikan, Digitalisasi Disindirkan!

Juli 19, 2025
Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, M.Si (kanan) menerima kunjungan Forum Silaturahmi Keraton Nusantara di Rujab Bupati Sinjai, Kamis (3/7/2025).
Budaya

Keraton Datang, Ratna Menyambut: Silaturahmi Adat Diangkat, Budaya Makin Berwibawa

Juli 3, 2025
“Pusakamu Dicuci, Tapi Hatimu Masih Bau Pesing!” (Refleksi 1 Suro Bersama Petruk Sang Tukang Sindir)
Berita Humaniora & Budaya

“Pusakamu Dicuci, Tapi Hatimu Masih Bau Pesing!” (Refleksi 1 Suro Bersama Petruk Sang Tukang Sindir)

Juni 26, 2025
Buka Puasa Bersama PS.Elang Sigak, Bumi Sakinah 4 Pererat Silaturahmi dan Kekeluargaan
Berita Bekasi

Buka Puasa Bersama PS.Elang Sigak, Bumi Sakinah 4 Pererat Silaturahmi dan Kekeluargaan

April 15, 2025
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam
Berita Palembang

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025
Next Post
Koordinator Wilayah, Dr. Thomas Langoday dan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BAKTI Taskin NTT berkesempatan beraudiensi dengan Gubernur NTT, Melki Laka Lena di ruang kerjanya, Kamis, 3 Juli 2025, Doc.Batas

BAKTI TASKIN MINTA SATU DESA: “Yang Penting Miskin Dulu, Biar Kita Bisa Bantu!”

Comments 2

  1. Anto RistarGie says:
    9 bulan ago

    Anto

    Balas
    • Anto RistarGie says:
      9 bulan ago

      Asyik bgt gaya tulisannya, enak dibaca mudah dicerna, dan isinya penuh daya satire yg tinggi, semiotik elitis. Mantabz. Maju terus Harnas Gareng Petruk!

      Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Wisma Danantara Indonesia di kawasan strategis Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, pada Senin, 30 Juni 2025. Foto: BPMI Setpres/Kris

Wisma Danantara Diresmikan, Presiden Prabowo Potong Tumpeng, Rakyat Potong Harapan?

Juli 2, 2025
Rakyat Makan Indomie, DPR Naik Tunjangan: Kalau Begini, Kursi Empuk Bisa Jadi Kasur Spring Bed!

Rakyat Makan Indomie, DPR Naik Tunjangan: Kalau Begini, Kursi Empuk Bisa Jadi Kasur Spring Bed!

Agustus 27, 2025
Burhanuddin di Kabaena: Dompet Indonesia dan Dinasti “Antah Berantah”

Burhanuddin di Kabaena: Dompet Indonesia dan Dinasti “Antah Berantah”

Oktober 4, 2024
PCM Manisrenggo Kukuhkan Korps Mubaligh: Dari Mimbar ke Medsos, Dakwah Harus Gaul!

PCM Manisrenggo Kukuhkan Korps Mubaligh: Dari Mimbar ke Medsos, Dakwah Harus Gaul!

April 26, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In