• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Minggu, April 19, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Barter Ikan Demi Hidup: Ekonomi Pulau Enggano Babak Belur, Negara Masih Sibuk Nyusun Pidato

maisput by maisput
Juni 24, 2025
in Berita Bengkulu
0 0
0
Barter Ikan Demi Hidup: Ekonomi Pulau Enggano Babak Belur, Negara Masih Sibuk Nyusun Pidato
0
SHARES
2
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

ENGGANO, BENGKULU UTARA – Di saat pejabat sibuk buka puasa bareng di hotel bintang lima sambil bahas “kemandirian pangan”, warga Pulau Enggano malah harus barter ikan demi beras. Situasi ini bukan naskah drama sinetron Ramadhan, tapi realita ekonomi yang kian getir di ujung barat Nusantara.

Gareng (angkat golok sambil nyengir):
Siapa sangka, di tengah gemerlap Indonesia Emas 2045, ada rakyat yang harus hidup kayak zaman Majapahit: tuker ikan buat nasi, tuker pisang buat minyak.

READ ALSO

No Content Available

 

Darurat! Ekonomi Pesisir Kandas di Dasar Laut

Masalahnya sepele: Pelabuhan Pulau Baai dangkal. Tapi dampaknya? Dalem, Pak. Lebih dalem dari utang negara!

Akibat pendangkalan alur pelabuhan, kapal tak bisa sandar, ekonomi Enggano lumpuh. Warga seperti Bu Rahmawati harus tukar segenceng ikan (1,5 kg) dengan 1 kg beras. Kalau mau minyak goreng, ya siapin hasil laut lebih banyak.

Petruk (garuk kepala):
Ini barter atau lomba siapa paling lapar duluan?

 

Panen Tak Laku, Dompet Kering

Harga pisang? Satu tandan cuma Rp20.000, sementara biaya panen dan angkut bisa Rp15.000. Rugi bandar. Akhirnya, petani biarkan kebun mereka jadi taman safari buat monyet.

Milson Kaitora, tokoh adat Enggano, mengeluh:
“Kami ini bangsa pelaut, tapi laut malah nutup jalan. Panen dibiarkan membusuk karena gak ada kapal yang angkut.”

Iwan, petani kakao dan pinang, kini banting setir jadi kuli bangunan demi nyekolahin anak. Tapi kiriman bulanan pun terpaksa dihentikan.
“Biasanya ngirim Rp300 ribu dua minggu sekali. Sekarang, anak saya makan harapan.”

Gareng (sambil ngunyah melinjo):
Lah, ini anak kuliah atau ikut acara survival di kampus?

 

Warung Tekor, PDAM Mandek, Utang Meledak

Ekonomi lokal sekarat. Warung-warung menumpuk utang. Omzet anjlok separuh. Bahkan Harun, mantan Paabuki (tokoh adat), ngaku sudah 4 bulan nunggak PDAM.

Petruk (tiup peluit khayalan):
Pertandingan sudah lama dimulai, tapi pemerintah belum juga masuk lapangan!

Doc.Gareng Petruk
Doc.Gareng Petruk

Seruan Bantuan: Kapal atau Kami Karam!

Ketua AMAN Bengkulu, Fahmi Arisandi, minta kapal pengangkut hasil bumi dikirim segera. Gak banyak, cuma 10 kapal tiap keberangkatan. Katanya pemerintah punya kuasa. Tapi kenyataannya, kayaknya kuasa itu lagi tidur siang.

Fahmi:
“Enggano itu penghasil kelapa, kakao, pinang, ikan, melinjo. Tapi semua mandek. Sementara pejabat lebih sibuk ngumumin wisata halal.”

 

Twitter Makin Riuh, Pemerintah Masih Bisik-Bisik

Akun X @kafiradikalis ngetwit surat terbuka ke Presiden Prabowo, desak bantuan. Mereka bilang Enggano itu “pahlawan teritorial” – benteng alami Indonesia bagian barat. Tapi kok nasibnya lebih mirip anak tiri dikirim ke pondok tanpa uang saku.

 

Epilog Gareng Petruk: Negara Sibuk Branding, Rakyat Sibuk Bertahan

Gareng (berdiri di atas karung beras kosong):
Warga Enggano gak minta jalan tol, gak minta kereta cepat. Mereka cuma minta kapal supaya bisa jual hasil panen dan makan nasi pake lauk, bukan lauk pake tangis.

Petruk (pakai topi pelaut):
Sementara elite sibuk buat roadmap ekonomi 2100, rakyat Enggano udah jalan kaki ke masa lalu.

 

#EngganoMenjerit #BarterDiEraDigital #EkonomiDangkalKarenaPelabuhan #GarengPetrukLaporkan #PulauTerluarBukanTerlupakan

Kalau Presiden datang bawa kapal, warga Enggano akan sambut dengan pisang, ikan segar, dan mungkin air mata bahagia. Tapi kalau yang datang cuma pidato, ya maaf, pidato gak bisa digoreng.

Post Views: 287

Related Posts

No Content Available
Next Post
Kamasutra Kekuasaan: Nafsu Berbungkus Demokrasi

Kamasutra Kekuasaan: Nafsu Berbungkus Demokrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Dugaan Korupsi Pakaian Dinas: Drama Jahit-Menjahit ala DPRD Kota Tangerang

Dugaan Korupsi Pakaian Dinas: Drama Jahit-Menjahit ala DPRD Kota Tangerang

November 26, 2024
Banyuwangi Mau Ngutang Rp 490 Miliar: Rakyat Nolak, Dompet Nyesek, Logika Tersedak!

Banyuwangi Mau Ngutang Rp 490 Miliar: Rakyat Nolak, Dompet Nyesek, Logika Tersedak!

Juni 21, 2025
Warga Binaan Lapas Banyuwangi Belajar Bahasa Inggris: From Tahanan to “How Are You, Sir?”

Warga Binaan Lapas Banyuwangi Belajar Bahasa Inggris: From Tahanan to “How Are You, Sir?”

Mei 10, 2025
Kupas Tuntas: 25 Program Bombastis Paslon Cabup dan Cawabup Nomor 2 Kabupaten Bombana

Kupas Tuntas: 25 Program Bombastis Paslon Cabup dan Cawabup Nomor 2 Kabupaten Bombana

November 29, 2024

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In