• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Minggu, Februari 8, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kamasutra Kekuasaan: Nafsu Berbungkus Demokrasi

maisput by maisput
Juni 24, 2025
in Pojok Opini, Serial Gareng Petruk
0 0
0
Kamasutra Kekuasaan: Nafsu Berbungkus Demokrasi
0
SHARES
7
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Gareng, sobat karibku yang wajahnya sudah keriput tapi lidahnya lebih tajam dari pedang Katana, suatu malam menyelutuk:

“Petruk, kekuasaan sekarang itu sudah mirip seks. Sama-sama soal gaya, posisi, dan klimaks. Bedanya, seks butuh cinta, kekuasaan sekarang cukup modal nafsu!”

READ ALSO

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

 

Aku yang lagi ngopi langsung tersedak. Tapi aku manggut-manggut. Ada benarnya juga. Di negeri ini, kekuasaan sudah tak lagi jadi jalan pengabdian, tapi sudah berubah jadi Kamasutra politik—semua berlomba-lomba mencari kenikmatan sesaat, meski dengan cara paling jahanam.

 

Dulu Kekuasaan Itu Cinta, Kini Jadi Nafsu

Zaman dulu, pemimpin itu dicintai rakyat karena mencintai rakyat. Kekuasaan dipakai untuk melindungi, merawat, dan menyejahterakan.

Sekarang?
Kekuasaan itu barang dagangan di lorong remang-remang demokrasi. Isinya tawar-menawar, jual diri politik, dan gaya bercinta kuasa yang makin menjijikkan.

Orang bisa jual prinsip, gadaikan moral, asal dapat satu malam di ranjang kekuasaan. Tak penting halal atau haram, yang penting “nikmatnya berkuasa”.

 

Klimaks Politik: Singkat, Tapi Bikin Rakyat Lemas

Naik kekuasaan itu seperti orgasme: cepat, sebentar, tapi efeknya panjang.
Masalahnya, yang orgasme politisi, yang lelah justru rakyat kecil.

Mereka yang pesta pora di gedung mewah, rakyat yang kenyang utang dan sabar.
Mereka yang bersenggama dengan anggaran, rakyat yang kebagian remah proyek.

Seperti seks tanpa pelindung, kekuasaan tanpa tanggung jawab hanya melahirkan anak-anak haram korupsi, stunting moral, dan aborsi akal sehat.

 

Predator Politik: Nafsu Tanpa Batas

Sekarang ini predator bukan cuma ada di film horor, tapi ada di ruang-ruang kekuasaan.

Mereka bukan pakai kuku atau taring, tapi pakai senyum manis, janji-janji manja, dan proposal proyek. Mereka memperkosa hukum dengan lobi, meniduri rakyat lewat kampanye, dan menyodomi keadilan pakai palu sidang.

Mereka tidak butuh cinta, mereka hanya butuh klimaks kekuasaan.

 

Kekuasaan Tanpa Cinta = Perkosaan Sistemik

Kalau seks butuh persetujuan, kekuasaan seharusnya juga butuh restu rakyat. Tapi hari ini, rakyat seringkali tidak diajak bicara.
Hanya dijadikan objek, disetubuhi sekali lima tahun, lalu ditinggal tanpa nafkah.

Kata Gareng, “Negara kita kayak ranjang king-size, isinya pejabat dan elite rebutan selimut kekuasaan, sementara rakyat kedinginan.”

Jangan Jadi Pelacur Politik

Kalau kamu punya niat jadi pemimpin, janganlah melacurkan diri pada sistem yang hanya menyenangkan syahwat elit.
Kalau kamu sudah duduk di kursi kekuasaan, jangan cuma mencari klimaks untuk dirimu sendiri.

Ingat: yang kamu tiduri itu bukan sistem, tapi harapan rakyat yang tiap malam masih tidur dengan perut kosong.

Karena sejatinya, pemimpin itu bukan pelaku seks politik, tapi pecinta amanah.

Petruk pamit dulu, mau nulis lanjutan kitab baru:
“Kamasutra Etika: dari Rakyat, oleh Rakyat, tapi… rasanya cuma buat Segelintir Orang.”

Post Views: 388

Related Posts

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
Kolom Tokoh Fiktif

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

November 24, 2025
Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional
Pojok Opini

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Oktober 31, 2025
Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung
Kolom Tokoh Fiktif

Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung

Oktober 29, 2025
JANGAN PANGGIL AKU AYAH
Pojok Opini

JANGAN PANGGIL AKU AYAH

Oktober 27, 2025
Ketum DPP Pasukan 08: Reshuffle Prabowo Sesuai Prediksi, Tapi Menteri Keuangan Bikin Shock!
Pojok Opini

Dari Relawan Jadi Jutawan — Dari Kader Menuju Miliarder: Kisah Sunyi Perjalanan Pasukan 08

Oktober 19, 2025
Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat
Pojok Opini

Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat

Oktober 17, 2025
Next Post
KAMASUTRA ETIKA: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Tapi… Rasanya Cuma Buat Segelintir Orang

KAMASUTRA ETIKA: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Tapi... Rasanya Cuma Buat Segelintir Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip

Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip

Januari 15, 2026
Suapan Termahal: Ketika Sendok Menjadi Doa, dan Nasi Menjadi Cinta

Suapan Termahal: Ketika Sendok Menjadi Doa, dan Nasi Menjadi Cinta

Juni 8, 2025
Peserta Webinar dan Narasumber

Ngobrol Sinergi UMT: Mahasiswa, Alumni, dan SPD-K Duduk Bareng, Ngopi, dan Ngegas Bareng Demi Kampus Keren!

Juli 29, 2025
Panitia Konggrès PWI 2025. Foto: Ist

Syarat Ketum PWI 2025 ditetapkan: calon kudu punya dukungan, bukan cuma dukungan langit!

Agustus 5, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In