“Assalamu’alaikum… Sudah connect belum?”
Kalau belum, coba dicek sinyal hatinya—mungkin lagi low batt karena jarang dicas sama dzikir.
—
Saudaraku…
Dhuhur itu bukan sekadar waktu.
Tapi tanda seru dari langit yang bilang:
“Hei kamu, udah lapar jasmani, jangan lupa juga kenyangkan ruhani.”
Di saat matahari tepat di atas kepala,
saat panas menembus tulang,
banyak hati yang justru menggigil.
Ada yang di kantor pakai jas dan dasi,
tapi jiwanya kedinginan karena kehilangan makna.
Ada yang dagang dari subuh,
tapi rezeki seakan-akan cuma mampir ke sebelah,
lalu dia bisik dalam hati:
“Ya Allah, aku ikhlas… tapi kok masih sakit, ya?”
—
Rumi bilang:
> “Air mata punya bahasa yang lebih jujur dari kata-kata.”
Dan di jam Dhuhur ini,
langit seperti mendengar bisikanmu yang tidak kau ucapkan,
karena suara itu sudah keburu tenggelam
di antara deadline, tagihan, dan rasa kehilangan yang tak sempat diberi nama.
—
Shalat Dhuhur, saudaraku…
itu seperti panggilan balik dari Tuhan:
“Hei, kamu, iya kamu…
Yang semalam tidur sambil nyimpan luka,
yang pagi ini pura-pura kuat…
Yang barusan ditinggal orang yang kamu doakan diam-diam…”
Allah tuh nggak butuh sujudmu,
tapi kamu lah yang butuh sujud itu
supaya kamu tahu
bahwa dunia ini bukan tempat tinggal,
cuma tempat singgah.
—
Pernah nggak kamu ngerasa…
hidup tuh kayak skripsi yang dosennya diam aja
padahal kamu udah ngerjain bab demi bab dengan air mata?
Itulah kenapa, Dhuhur itu penting.
Karena di tengah siang, saat orang-orang sibuk membuktikan eksistensinya,
Allah malah ngajak kamu rehat sejenak,
untuk kembali ke esensi.
—
Ustadz WiFi Hati mau bilang satu hal nih:
“Kalau kamu masih bisa menangis di sajadah, berarti hati kamu belum mati.”
Jangan malu nangis.
Karena kadang, itu satu-satunya cara tubuh mengeluarkan beban yang tak bisa dijelaskan.
—
Jangan pikir hidupmu sepi.
Bisa jadi kamu cuma lagi mute notifikasi dari Tuhan.
Coba aktifkan lagi.
Buka hati, buka sajadah,
angkat tangan, lalu bilang:
“Ya Allah… aku sudah terlalu jauh dari-Mu, tapi aku belum lupa jalan pulang…”
—
Salam Penutup
“Assalamu’alaikum… Udah connect belum?”
Kalau belum, coba sujud.
Kadang sinyal terbaik datang justru saat posisi kita paling rendah.















