Jember, garengpetruk.com — Sabtu, 26 April 2025, hawa Kabupaten Jember mendadak berasa semangat 45, kawan! Untuk pertama kalinya, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember di bawah nakhoda Ibu Dra. Sartini, MM, akan melakukan sosialisasi pembentukan koperasi “Merah Putih” di beberapa kecamatan.
Landasan hukumnya?
Santai, jangan baper dulu. Sudah ada, kok: Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025. Wah, sudah cakep tuh. Legal, resmi, bersertifikat — bukan abal-abal kayak lomba joget di grup WhatsApp keluarga.

Tapi nih yaaa…
Gareng mau ngingetin, hukum itu kadang kayak rambu lalu lintas di kampung: ada, tapi dianggap hiasan. Jangan sampai terjadi di sini! Ini lhoh, uang rakyat, keringat rakyat, masa mau dipermainkan kayak lomba tarik tambang?
Pesan Gareng:
Gus Bupati, Bu Kadiskop, Pak Camat, Pak Kades, ayolah…
Kalau mau jalan mulus, dari awal kudu jelas:
- Rekrutmen petugas? Fairplay!
- Rincian anggaran? Terbuka kayak warung kopi!
- Penggunaan dana? Bisa diaudit kapan aja, bukan kayak siluman malam Jumat!
Kalau asal-asalan, siap-siap deh koleksi “rompi orange” edisi KPK musim panas!
Teriakan keras dari Petruk:
“Ayo, kawan-kawan Ormas, LSM, media, emak-emak, bapak-bapak, sampai tukang cilok sekalian! Mata kita tajamkan, telinga kita runcingkan!
Kalau sesuai aturan, kita kasih tepuk tangan. Tapi kalau ada bau-bau amis, jangan ragu: Teriak! Laporkan! Bongkar!”
Semoga niat baik Presiden dan pemerintah ini sukses, jadi koperasi “Merah Putih”, bukan koperasi “Merah Padam” karena disambar kasus. Aamiin!
(Tim Redaksi Jember — GarengPetruk.com)
















