• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Sabtu, Desember 13, 2025
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pasuruan Bergelut dengan Kedaulatan Laut: Antara Perjuangan Nelayan dan Harapan Ekonomi Maritim

maisput by maisput
Mei 19, 2025
in Berita Jawa Timur, Berita Pasuruan, Karya Tulis, Kolom Edukatif atau Inspiratif, Kolom Reflektif, Kolom Satir atau Sindiran Sosial, Pojok Opini
0 0
0
Pasuruan Bergelut dengan Kedaulatan Laut: Antara Perjuangan Nelayan dan Harapan Ekonomi Maritim
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Gareng: “Lautku, rejekiku. Tapi kenapa kayak main rebutan jatah bansos, ya?”

Petruk: “Yo to, ndoro! Nelayan kok kudu jadi atlit triathlon: ngadepi ombak, ngejar kapal asing, terus adu mulut soal harga ikan.”

READ ALSO

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA

—

Pasuruan, Tanah Surga yang Lautnya Bisa Nangis

 

Di pinggiran pesisir Pasuruan yang anginnya semriwing dan bau lautnya kadang lebih tajam dari kritik DPR, ribuan nelayan menggantungkan hidupnya dari laut. Tapi, jangan dikira mereka cuma mikir “mancing yuk”, lho. Ini perjuangan! Antara jaring yang bolong dan kebijakan yang bolong juga.

 

Kedaulatan laut di sini bukan cuma soal batas teritorial. Ini soal makan atau nggak makan. Soal bisa sekolahin anak atau ngutang terus ke koperasi simpan-nyesek.

 

Ombak Ngamuk, Kapal Nganggur, Nelayan Nyungsep

 

Setiap kali malam turun dan ombak mulai bergoyang kayak konser dangdut, nelayan Pasuruan bersiap taruhan nasib. Tapi yang bikin pusing kepala bukan cuma gelombang setinggi utang negara. Di balik gelapnya malam, ada kapal asing yang nyelonong kayak tak kenal sopan santun.

 

Nelayan lokal jadi kayak tamu di rumah sendiri. Lah gimana, yang datang kapal gede, jaring panjang, isinya sonar canggih. Lha yang lokal? Perahunya kadang malah harus didorong dulu sebelum jalan.

 

Petruk: “Lah, kapal nelayan kita itu kalau disenterin aja bisa bocor, ndoro!”

—

TPI: Tempat Pelelangan Ikan atau Tempat Pelipur Iman?

TPI yang katanya pusat ekonomi, di beberapa titik malah kayak rumah hantu. Sepi, gelap, dan gak jelas siapa pengurusnya. Nelayan akhirnya balik lagi ke tengkulak yang saban hari ngasih harga lebih miring dari selimut sumbangan.

 

“Mas, jual ikan ke tengkulak itu kayak jual hati ke mantan. Sakit tapi kudu dijalanin,” kata nelayan sambil ngelus dada yang makin tipis dompetnya.

—

Pelabuhan Pasuruan: Potensi Segede Gaban, Realisasi Setengah Takjil

 

Katanya, Pelabuhan Lekok itu strategis. Letaknya jempolan, kapasitanya bisa ngangkut ekonomi satu kota. Tapi kenyataannya? Banyak kapal rusak mangkrak di dermaga, akses masuk sempit kayak jalan tikus. Kadang-kadang malah dijadiin tempat jemur jaring, bukan aktivitas ekonomi.

 

Pak Khoirus Sholeh dari IP2SKP bilang, “Kita ini jantung maritim, tapi sering kejang karena kebijakan yang gak nyambung.”

 

Gareng: “Yo jelas, ndoro. Gimana kapal mau maju, pelabuhannya aja kayak pacaran LDR—banyak harapan, minim ketemu!”

—

PermenKP No. 8/2012: Peraturan atau Pajangan?

 

Aturan udah ada. Tapi kayak kutipan motivasi di WhatsApp grup keluarga—banyak dibaca, jarang dipraktikkan. PermenKP itu penting, soal pengelolaan laut dan perikanan. Tapi kalau gak ada sosialisasi, masyarakat bingung. Tau-tau disalahin, tau-tau kena larangan.

 

Petruk nyeletuk: “Peraturan itu kayak Wi-Fi gratisan, ndoro. Ada, tapi sinyalnya gak nyampe ke rakyat.”

—

Solusinya? Bukan Seminar. Tapi Aksi Nyata!

 

Kalau Pasuruan mau bangkit sebagai poros ekonomi maritim, ya jangan tanggung-tanggung. Hidupkan lagi TPI, benahi pelabuhan, dan buka telinga buat keluhan nelayan. Pemerintah jangan cuma turun waktu banjir pujian, tapi juga pas gelombang keresahan naik.

 

Jangan jadikan nelayan sebagai slogan iklan kampanye, tapi jadikan mereka aktor utama di panggung ekonomi biru.

—

Nelayan Bukan Figuran dalam Film Kemaritiman

 

Mereka bukan hanya pencari ikan. Mereka penjaga kedaulatan, pahlawan pangan, dan penjaga ekosistem laut. Tapi sayangnya, kadang mereka diperlakukan kayak watermark—selalu ada tapi dilupakan.

 

Sudah saatnya Pasuruan dan negeri ini membuka mata. Laut bukan tempat buang masalah. Laut adalah halaman depan rumah kita, dan nelayan adalah satpam, koki, dan penjaganya sekaligus.

 

Gareng: “Kalau laut rusak, siapa yang nyiapin makan malammu, ndoro?”

Petruk: “Lha iya, masak kamu mau hidup dari ikan NFT?”

—

Penutup: Jangan Tunggu Nelayan Jadi TikToker Baru Didengar

 

Pasuruan punya segalanya. Laut yang luas, pelabuhan yang strategis, nelayan yang tangguh. Tapi tanpa dukungan serius, semua itu hanya jadi cerita. Cerita sedih yang berakhir di warung kopi dan postingan netizen yang viral sebentar, lalu hilang ditelan berita gosip selebriti.

 

Mari, dari pemimpin sampai pembaca meme, kita mulai peduli. Karena kedaulatan laut bukan cuma urusan kapal dan jaring, tapi masa depan anak cucu kita.

—

Petruk pamit, Gareng tidur. Tapi kritik kami tetap nyaring.

Wassalamualaikum, dan jangan lupa beli ikan dari nelayan lokal. Bukan dari freezer impor!

 

Post Views: 566

Related Posts

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
Kolom Tokoh Fiktif

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

November 24, 2025
EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
Berita Jawa Timur

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA

November 24, 2025
Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!
Berita Jawa Timur

Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!

November 13, 2025
Panitia “Smash Balik” Isu Hadiah Turnamen Batu Open: “Bukan Hilang, Cuma Nyangkut di Net!”
Berita Batu

Panitia “Smash Balik” Isu Hadiah Turnamen Batu Open: “Bukan Hilang, Cuma Nyangkut di Net!”

November 13, 2025
Pasuruan Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana: Antara Kesiapan dan Doa agar Hujan Tak Baper
Berita Pasuruan

Pasuruan Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana: Antara Kesiapan dan Doa agar Hujan Tak Baper

November 6, 2025
BMKG: Malang Siap-Siap Guyuran, Payung Jangan Cuma Jadi Aksesori!
Berita Batu

BMKG: Malang Siap-Siap Guyuran, Payung Jangan Cuma Jadi Aksesori!

November 6, 2025
Next Post
Johan Eliasch: Miliarder yang Beli Hutan Bukan Buat Pesta BBQ, tapi Demi Bumi

Johan Eliasch: Miliarder yang Beli Hutan Bukan Buat Pesta BBQ, tapi Demi Bumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Oktober 17, 2025

EDITOR'S PICK

5 Oktober 2024: Angkatan Bersenjata Rayakan Ulang Tahun, Kedaulatan Tetap Harga Mati, Presiden Baru, Harapan Baru!

Berdikari di Era Digital: Pasukan 08 Ajak Masyarakat Bangkit dengan Teknologi untuk Kesejahteraan

Desember 25, 2024
Kereta Api, Anak PAUD, dan Petualangan Penuh Drama di Kalibaru

Kereta Api, Anak PAUD, dan Petualangan Penuh Drama di Kalibaru

April 19, 2025
Audensi YUA Bareng DPRD Komisi B: UMKM Disayang, Tapi Sertifikat Masih Sayang Tak Diberi

Audensi YUA Bareng DPRD Komisi B: UMKM Disayang, Tapi Sertifikat Masih Sayang Tak Diberi

Mei 14, 2025
Ladang Ganja di Lereng Bromo: Siapa yang Nge-fly, Rakyat atau Hukum?

Ladang Ganja di Lereng Bromo: Siapa yang Nge-fly, Rakyat atau Hukum?

Maret 25, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
  • EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
  • HUTAN JATI DONOLOYO: SAKRAL, RINDANG, LAN KAYA CERITA – EDISI NGOPI BARENG SEMAR
  • Dugaan Pemotongan Bantuan Pusat di Minsel: Warga Miskin Ekstrem Maesaan Klaim Hanya Terima Separuh Jatah, LIN DPC Minsel Minta Transparansi
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In