• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Sabtu, Januari 24, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

BUDAYA REK! DIHIDUPKAN LAGI — SAAT PUISI, MONOLOG, DAN MUSIK NGOPI DI TERAS DEWAN KESENIAN

maisput by maisput
Mei 12, 2025
in Berita Jawa Timur, Berita Surabaya
0 0
0
BUDAYA REK! DIHIDUPKAN LAGI — SAAT PUISI, MONOLOG, DAN MUSIK NGOPI DI TERAS DEWAN KESENIAN
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

SURABAYA – Kalau Surabaya ini ibarat tubuh, maka budayanya adalah jiwanya. Tapi celakanya, akhir-akhir ini jiwanya sering kesemutan, bahkan nyaris pensiun dini. Untunglah, di tengah geliat kota yang makin sibuk bikin mall dan flyover tapi lupa bikin ruang untuk mikir, nongol satu gerakan kecil tapi bergigi: Forum Pegiat Komunikasi Surabaya alias FPKS.

Diprakarsai oleh Jil Kalaran—yang entah apakah dia manusia biasa atau pahlawan super berkedok seniman—FPKS lahir bukan dari aplikasi startup atau anggaran APBD, tapi dari obrolan warung kopi yang berisi keresahan: “Surabaya iki budayane arep digowo ngendi, Rek?”

READ ALSO

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA

Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!

Saat Kota Butuh Vitamin Seni

Menurut Jil, kondisi kesenian di Surabaya ini seperti sinyal Wi-Fi di rumah kontrakan: kadang ada, kadang hilang, kadang ngambek. Gagasan baru susah muncul, ruang tampil sempit, dan seniman sering jadi korban ketidaksengajaan sistem. Kota industrialis katanya? Iya, industri iya, tapi budaya ketinggalan. Lha piye?

FPKS ingin jadi pemantik api unggun: kecil, tapi hangat dan bikin orang kumpul. Bukan buat bakar anggaran, tapi buat nyalakan semangat. Mereka percaya pada Budaya Rek—filosofi khas arek Suroboyo: guyub, gotong royong, dan ora nggrundel thok di grup WA tapi gak ngapa-ngapain.

Teras Dewan Kesenian: Dari Parkiran Jadi Panggung

Nah, hari Selasa, 13 Mei 2025, FPKS nggelar acara pertama: Sastra, Monolog, Musik. Lokasinya? Bukan ballroom hotel atau gedung VVIP, tapi… teras Dewan Kesenian Surabaya. Di situlah puisi dibacakan, monolog ditampilkan, dan musik dimainkan—semua dengan rasa semrawut yang syahdu.

Acara ini semacam demo masak budaya: semua bahan lokal, bumbu kritik sosial, disajikan hangat, dan yang nonton ikut kenyang batin. Temanya: “Surabaya Hari Ini. Sebuah Pertemuan Kecil untuk Langkah Besar dimulai Di Sini.” Coba bandingkan dengan jargon politik yang kadang besar di kata, nihil di makna.

Dari Pidato ke Denting Gitar

Kuncarsono Prasetyo ngisi pidato kebudayaan—bukan pidato sambutan yang bisa bikin orang ngantuk sambil scroll TikTok, tapi pidato yang bikin kening berkerut dan hati ngilu. Setelah itu, monolog dari Meimura dan Dody Yan Masfa—dua aktor yang lebih jujur daripada rating sinetron.

Lalu puisi berderet dibacakan, dari nama-nama yang kalau ditulis semua, panitia bisa kehabisan spidol. Alfian Bahri, Heti Palestina Yunani, sampai Widodo Basuki dan DR. Tengsoe Tjahjono. Dari kata-kata mereka, lahirlah potret kota ini yang kadang manis, kadang getir, tapi tetap menggugah.

Musiknya? Bukan dangdut remix, tapi B Jon, Prof. Rubi Castubi, Pardi Artin, dan kawan-kawan dari Poss Ensemble mengalunkan nada-nada yang lebih jujur daripada playlist Spotify kita.

Kritik Sosial, Tapi Pakai Irama

Acara ini bukan cuma panggung ekspresi, tapi juga ruang curhat kota. Di tengah huru-hara pembangunan yang sering lupa bahwa gedung tinggi butuh dasar budaya yang kokoh, FPKS datang ngingetin: “Hei, Surabaya! Kowe ki punya jiwa, jangan cuma aspal dan beton sing nguripi!”

FPKS bukan organisasi elite, bukan birokrat berdasi. Mereka adalah pejalan kaki kebudayaan yang tahu bahwa satu puisi bisa lebih menggetarkan dari sepuluh baliho caleg.

Penutup: Dari Teras ke Arah Terang

FPKS bukan cari viral, tapi vital. Bukan ingin trending, tapi mending. Biar orang-orang tahu, bahwa kesenian bukan sekadar hiburan—tapi napas. Bukan pelengkap seremoni, tapi denyut nadi kota yang hidup.

Mari kita dukung mereka. Bukan dengan tepuk tangan saja, tapi dengan hadir, dengan berkarya, dan tentu saja, dengan Budaya Rek—karena cuma budaya yang bisa bikin kota ini waras di tengah deru mesin dan euforia pembangunan.

Surabaya, 9-5-2025
Tertanda: Gareng & Petruk, yang kini belajar nulis berita dengan senyum miring dan pesan menusuk

Post Views: 508

Related Posts

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
Berita Jawa Timur

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA

November 24, 2025
Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!
Berita Jawa Timur

Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!

November 13, 2025
Panitia “Smash Balik” Isu Hadiah Turnamen Batu Open: “Bukan Hilang, Cuma Nyangkut di Net!”
Berita Batu

Panitia “Smash Balik” Isu Hadiah Turnamen Batu Open: “Bukan Hilang, Cuma Nyangkut di Net!”

November 13, 2025
Pasuruan Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana: Antara Kesiapan dan Doa agar Hujan Tak Baper
Berita Pasuruan

Pasuruan Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana: Antara Kesiapan dan Doa agar Hujan Tak Baper

November 6, 2025
BMKG: Malang Siap-Siap Guyuran, Payung Jangan Cuma Jadi Aksesori!
Berita Batu

BMKG: Malang Siap-Siap Guyuran, Payung Jangan Cuma Jadi Aksesori!

November 6, 2025
BPJS Kesehatan Luncurkan “New Rehab 2.0”: Solusi Cicilan Tunggakan Iuran, Biar Sehat Nggak Harus Berat!
Berita Pasuruan

BPJS Kesehatan Luncurkan “New Rehab 2.0”: Solusi Cicilan Tunggakan Iuran, Biar Sehat Nggak Harus Berat!

November 6, 2025
Next Post
“LONGSOR NGLANGGAR TATA KRAMA” – JALAN RAYA WLINGI–BLITAR TUMBANG DI PAGER SARI

“LONGSOR NGLANGGAR TATA KRAMA” – JALAN RAYA WLINGI–BLITAR TUMBANG DI PAGER SARI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Oktober 17, 2025

EDITOR'S PICK

Sesi Foto Eksklusif Peserta OKK PWI Jaya dari Gareng Petruk

Gareng Petruk Dilatih Serius: OKK PWI Jaya ‘Inhouse’, 39 Wartawan garengpetruk.com Kini Tahu Bedanya PD PRT Sama PRT Asli!

Juli 1, 2025
Tebang Pohon Gratis ala Pasukan 08 Klaten: Aksinya Rame, Biayanya Nol, Hasilnya Aman

Tebang Pohon Gratis ala Pasukan 08 Klaten: Aksinya Rame, Biayanya Nol, Hasilnya Aman

Mei 30, 2025

Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

Agustus 1, 2025
Ketua DPW Pasukan 08 Jember Deklarasikan 10 Personil Divisi Rescue

Ketua DPW Pasukan 08 Jember Deklarasikan 10 Personil Divisi Rescue

April 13, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In