• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Sabtu, Desember 13, 2025
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Prabowo Turun Gunung: Empat Pulau, Dua Provinsi, dan Satu Kepala Negara Jadi Wasit

maisput by maisput
Juni 15, 2025
in Berita Aceh, Berita DK Jakarta
0 0
0
Prabowo Turun Gunung: Empat Pulau, Dua Provinsi, dan Satu Kepala Negara Jadi Wasit
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Jakarta — Dari sumber ANTARA, dan sedikit bocoran dari alam bawah sadar Gareng, kabar anyar teka-neka: Presiden Prabowo Subianto bakal turun langsung kayak Batman tapi bawa peta, bukan batarang, buat nyelesein sengketa empat pulau yang jadi rebutan antara Aceh dan Sumatera Utara. Ciee… presiden baru langsung disambut urusan pulau-pulauan. Bukan liburan, tapi rebutan!

Empat pulau mungil tapi punya hati besar — Pulau Mangkir Gadang, Mangkir Ketek, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang — jadi rebutan administratif antara dua provinsi yang sama-sama merasa “punya hak waris geografis.” Sejak jaman dinosaurus reformasi, dua dekade lebih, perkara ini udah kayak sinetron yang nggak kelar-kelar. Episode panjang, rating tetap tinggi, ending? Belum jelas!

READ ALSO

Rumah Masih Nyicil, Nasib Sudah Dilelang: Drama Kontrak Hidup di Kota Beton

Kesenjangan Tajam: Tunjangan DPR Naik, Rakyat Menjerit Sambil Gigit Tahu Isi Kosong

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, ngumumin kalau Pak Presiden Prabowo bakal ambil alih kasus ini. Ora main-main lho! Presiden langsung yang turun. Biasane presiden nanganin diplomasi luar negeri, sekarang malah diplomasi “dalam negeri.” Lha piye maneh? Dua provinsi satu negara kok rebutan tanah segede kacang atom.

> “Presiden akan memberikan keputusan final,” ujar Dasco. Wah, ini kayak wasit VAR di Piala Dunia. Bedanya, yang ini VAR-nya versi nasional: Verifikasi Administratif Republik!

 

Apa Kabar Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi?

Iya, jenenge aja udah rumit kayak tugas akhir mahasiswa semester sepuluh. Tim ini isinya gabungan Kementerian Dalam Negeri, Kelautan, BIG, LAPAN, sampai TNI yang ahli urusan laut dan darat. Jadi kalau mau cari pulau, nggak usah naik kapal. Cukup duduk di ruang rapat dan debat koordinat!

Mereka udah kerja dari tahun 2008 lho, bahkan sebelum iPhone masuk resmi ke Indonesia. Tapi hasilnya? Ya itu… pulau-pulau tadi belum sempat “dibakukan.” Kayak mantan yang udah dekat tapi gak jadi nikah. Dalam verifikasi terakhir, Kemendagri lewat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025, menyatakan keempat pulau masuk Sumatera Utara. Langsung, masyarakat Aceh: “Heh! Itu kan punya kami!”

Aceh Geram, Sumut Lega, Presiden Bingung?

Masyarakat Aceh dan DPRA pun ngamuk lembut. Mereka protes keras, tapi tetap sopan, karena masih cinta NKRI. Tapi cinta tanpa pengakuan kadang menyakitkan, bukan?

Sumatera Utara bilang, “Ini hasil verifikasi, loh!”
Aceh jawab, “Verifikasi siapa? Kapan? Kenapa kami gak diajak ngopi dulu?”

Wah, jadi kayak warisan kakek yang lupa ditulis di surat wasiat. Semua merasa berhak, tapi nggak ada saksi mata. Jadinya, rebutan tanah yang seharusnya bisa dipakai buat budidaya, malah jadi bahan sengketa.

Prabowo: Dari Kuda ke Pulau

Prabowo, yang dulu sering tampil gagah naik kuda, sekarang akan naik kapal birokrasi. Tapi bukan untuk main-main. Beliau katanya akan kasih keputusan final minggu depan. Semoga bukan final kayak Liga Indonesia yang suka berubah jadwal.

Gareng mau usul: daripada rebutan, mending empat pulau itu dijadiin “Pulau Persaudaraan Nusantara.” Dijaga bareng, dikelola bareng, hasilnya dibagi bareng. Kalau pemerintah mau keren, jadikan itu zona hijau buat pendidikan maritim dan konservasi laut. Biar anak cucu gak cuma tahu pulau dari Google Maps.

Sindiran Tipis tapi Nyata:

> Kalau urusan administrasi aja bisa sampai dua dekade gak kelar, piye nasib rakyat kecil yang lahannya diserobot korporat, terus disuruh lapor “ke kementerian”?

Kalau rebutan pulau sekecil itu bikin dua provinsi panas, berarti kita masih butuh banyak pendingin dalam bentuk: kebijakan adil dan pemimpin waras.

 

Akhirul kalam, Pak Presiden, monggo! Bapak turun tangan, tapi jangan lupa bawa kompas hati. Jangan sampai keputusan administratif malah bikin luka historis. Pulau boleh kecil, tapi harga diri dan identitas itu nggak bisa direduksi jadi selembar kertas ketetapan.

Salam dari Gareng, yang gak punya pulau, tapi punya harapan.
“Merah-putih bukan sekadar warna, tapi janji bahwa setiap jengkal negeri ini harus adil dan terbuka.”

—

Sumber: ANTARA (dengan bumbu khas Gareng)
Penulis: Eko Windarto
Editor: Gareng “Petani Makna” Petruk

Post Views: 311

Related Posts

Rumah Masih Nyicil, Nasib Sudah Dilelang: Drama Kontrak Hidup di Kota Beton
Berita DK Jakarta

Rumah Masih Nyicil, Nasib Sudah Dilelang: Drama Kontrak Hidup di Kota Beton

November 20, 2025
Kesenjangan Tajam: Tunjangan DPR Naik, Rakyat Menjerit Sambil Gigit Tahu Isi Kosong
Berita DK Jakarta

Kesenjangan Tajam: Tunjangan DPR Naik, Rakyat Menjerit Sambil Gigit Tahu Isi Kosong

Agustus 26, 2025
Selamat Jalan IGK Manila, Pejuang Bangsa yang Tidak Pernah Pensiun dari Rakyat
Berita DK Jakarta

Selamat Jalan IGK Manila, Pejuang Bangsa yang Tidak Pernah Pensiun dari Rakyat

Agustus 18, 2025
Rachmawati Nomor 1 di “Syahganda’s List”: Dari Tuduhan Makar Sampai Harapan Rehabilitasi, Teguh Santosa Bilang “Alhamdulillah”
Berita DK Jakarta

Rachmawati Nomor 1 di “Syahganda’s List”: Dari Tuduhan Makar Sampai Harapan Rehabilitasi, Teguh Santosa Bilang “Alhamdulillah”

Agustus 12, 2025
Pameran Buku Chappy Hakim: Dari Gatotkaca Sampai CN-235, Dirgantara Indonesia Jangan Cuma Jadi Cerita Dongeng
Berita Daerah

Pameran Buku Chappy Hakim: Dari Gatotkaca Sampai CN-235, Dirgantara Indonesia Jangan Cuma Jadi Cerita Dongeng

Agustus 11, 2025
Konferensi pers dan peluncuran jersei Patriot Run Indonesia 2025 di Wisma Serba Guna Kemenpora, Senayan, Jakarta. Foto: ANTARA
Berita DK Jakarta

Patriot Run Indonesia 2025: Pelari Disabilitas Bukan Figuran, Tapi Juara Sejati di Lintasan!

Juli 9, 2025
Next Post
Kabaranahan Tinjau Baluran: Latihan Tempur atau Syuting Film Kolosal?

Kabaranahan Tinjau Baluran: Latihan Tempur atau Syuting Film Kolosal?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Oktober 17, 2025

EDITOR'S PICK

Ironi Lulusan Pesantren: Setan Pun Heran, Ilmu Disimpan, Gaji Dikejar

Ironi Lulusan Pesantren: Setan Pun Heran, Ilmu Disimpan, Gaji Dikejar

Juni 15, 2025

Gedung Islamic Center Bekasi Mangkrak Puluhan Tahun, Kini Jadi Sarang Maksiat

Mei 4, 2025
Bendera Merah Putih 1000 Meter Berkibar di Klaten: Gugah Rasa Patriotisme

Bendera Merah Putih 1000 Meter Berkibar di Klaten: Gugah Rasa Patriotisme

Agustus 24, 2025
Prof. Dr. Paisol Burlian Siap Meneruskan Estafet Kepemimpinan: Menyongsong UIN Raden Fatah Palembang Menuju Reputasi Global

Prof. Dr. Paisol Burlian Siap Meneruskan Estafet Kepemimpinan: Menyongsong UIN Raden Fatah Palembang Menuju Reputasi Global

April 30, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
  • EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
  • HUTAN JATI DONOLOYO: SAKRAL, RINDANG, LAN KAYA CERITA – EDISI NGOPI BARENG SEMAR
  • Dugaan Pemotongan Bantuan Pusat di Minsel: Warga Miskin Ekstrem Maesaan Klaim Hanya Terima Separuh Jatah, LIN DPC Minsel Minta Transparansi
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In