• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Sabtu, Desember 13, 2025
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Magister Hukum Bertemu Anak Binaan: Antara Skripsi, Pasal, dan Realita di Balik Jeruji Mini

maisput by maisput
Mei 16, 2025
in Berita Nasional, Pendidikan, Universitas Pembangunan Nasional (UPN Veteran Jakarta)
0 0
0
Magister Hukum Bertemu Anak Binaan: Antara Skripsi, Pasal, dan Realita di Balik Jeruji Mini
0
SHARES
1
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

TANGERANG, GARPET NEWS –
Hari Jumat, 16 Mei 2025, sekelompok manusia berpakaian semi formal namun penuh semangat akademik—yakni mahasiswa Magister Hukum dari UPN Veteran Jakarta—melaksanakan ritual sakral yang disebut “Kunjungan Lapangan.” Bukan ke sawah, bukan juga ke pabrik, tapi ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang. Tempat yang tak ada di itinerary wisata, tapi penuh dengan pelajaran hidup dan pasal-pasal tebal dalam UU.

Dipandu oleh dosen sekaligus navigator akademik mereka, Dr. Beniharmoni Harefa, SH, LL.M, para mahasiswa menyelami langsung dunia yang selama ini hanya mereka lihat dari PowerPoint kuliah—dunia peradilan pidana anak. Alias dunia di mana anak-anak salah jalan bukan cuma dimarahin emak, tapi juga dikasih baju oranye dan dibilang “anak nakal oleh negara.”

READ ALSO

Bendahara Motong Pajak, Negara yang Kepotong Harapannya!

Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru: Kini Commuter Bisa Nyaman Tanpa Drama Desak-Desakan!

🎓 Dari Teori ke Jeruji: Beda Buku Beda Rasa

“Kalau di kelas, anak pelaku disebut ‘Anak yang Berhadapan dengan Hukum’. Tapi pas ketemu langsung, kok malah kami yang kayak berhadapan dengan rasa bersalah,” ujar salah satu mahasiswa yang mendadak reflektif setelah wawancara dengan anak binaan.

Sebanyak 14 mahasiswa ikut dalam studi lapangan ini, yang tampaknya lebih membuka mata daripada 14 bab modul. Mereka mewawancarai langsung para anak binaan—bukan sekadar tanya nama dan hobi, tapi soal kasus, pasal, masa tahanan, sampai kegiatan mereka di dalam. Talkshow ala penjara. Bedanya, tak ada kamera, hanya catatan kecil dan hati yang mulai bergetar.

👮‍♂️ 126 Anak, Banyak Cerita, Sedikit Alternatif

Per Mei 2025, ada 126 anak di dalam LPKA Kelas I Tangerang. Bukan jumlah siswa di SMA negeri, tapi jumlah anak yang kena pasal. Mulai dari kekerasan seksual, pencurian, pengedaran narkoba, sampai bawa sajam. Banyak dari mereka lebih hafal KUHP ketimbang siswa biasa hafal lagu kebangsaan. Ironis, bukan?

Dan lucunya—atau tragisnya—anak-anak ini mengaku sebagian besar tidak benar-benar paham proses hukum yang mereka alami. Seolah-olah mereka naik roller coaster bernama hukum, tanpa sabuk pengaman bernama pemahaman.

📜 UU SPPA: Sudah Sesuai atau Sekadar Syair?

UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) digadang-gadang sebagai bentuk perlindungan hukum bagi anak. Tapi setelah kunjungan ini, mahasiswa mulai bertanya:
Apakah Undang-Undang itu benar-benar diterapkan atau masih jadi semacam puisi hukum yang hanya indah di seminar dan sidang paripurna?

“Perlindungan anak jangan cuma slogan. Kalau sistem masih menghukum lebih dulu sebelum membina, lalu di mana letak perlindungannya?” tanya mahasiswa lain sambil mencoret-coret draft laporan dengan mata menyipit penuh gugatan akademik.

📝 Laporan yang Lebih Serius dari Skripsi

Kunjungan ini bukan sekadar “healing akademik”. Akan ada laporan resmi dari hasil wawancara dan observasi mahasiswa, lengkap dengan analisis hukum dan evaluasi implementasi UU SPPA. Kita doakan saja laporan itu tidak hanya memenuhi tugas mata kuliah, tapi juga membuka mata para pembuat kebijakan.


🙌 Penutup: Bertemu, Tersentuh, dan Tergugah

Kunjungan ke LPKA bukan sekadar pertemuan mahasiswa dengan narapidana muda. Tapi pertemuan hati nurani dengan sistem yang katanya manusiawi. Di luar sana, anak-anak seumuran mereka sedang main game online, tapi di sini anak-anak ini sedang main “game hukum”—dan tidak semua dari mereka tahu cara menang.

“Kami belajar hukum, tapi hari ini kami belajar jadi manusia,” ujar salah satu peserta.
(Editor: semoga ini bukan sekadar caption Instagram tapi jadi bekal hidup.)


GARPET NEWS | Laporan Mahasiswa Bertaring, Bukan Sekadar Bertanya.
Karena belajar hukum bukan hanya tahu pasal, tapi juga tahu rasa.

Post Views: 446

Related Posts

Bendahara Motong Pajak, Negara yang Kepotong Harapannya!
Berita Nasional

Bendahara Motong Pajak, Negara yang Kepotong Harapannya!

November 20, 2025
Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru: Kini Commuter Bisa Nyaman Tanpa Drama Desak-Desakan!
Berita Nasional

Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru: Kini Commuter Bisa Nyaman Tanpa Drama Desak-Desakan!

November 6, 2025
Prabowo Subianto: Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Pemberdayaan
Berita Nasional

Prabowo Subianto: Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Pemberdayaan

November 6, 2025
Program Prabowo Bukan Janji, Tapi Jalan Pulang untuk Rakyat Kecil
Berita Nasional

Program Prabowo Bukan Janji, Tapi Jalan Pulang untuk Rakyat Kecil

November 5, 2025
Polri Gelar FGD: Sinergi Antar Lembaga Lindungi Hak Anak yang “Keblinger” Hukum
Berita Nasional

Polri Gelar FGD: Sinergi Antar Lembaga Lindungi Hak Anak yang “Keblinger” Hukum

November 5, 2025
Presiden Prabowo Pulang dari KTT APEC 2025: Langit Biru Menyambut, Gareng Nyengir, Petruk Melamun
Berita Nasional

Presiden Prabowo Pulang dari KTT APEC 2025: Langit Biru Menyambut, Gareng Nyengir, Petruk Melamun

November 3, 2025
Next Post
Naik Haji ala Gowes: BROMO.KOM 2025, Ketika Lutut Menjerit dan Hati Merintih Bahagia

Naik Haji ala Gowes: BROMO.KOM 2025, Ketika Lutut Menjerit dan Hati Merintih Bahagia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Oktober 17, 2025

EDITOR'S PICK

GARENG PETRUK EDISI KHUSUS: “Kopdes Merah Putih: Koperasi atau Komedi?”

GARENG PETRUK EDISI KHUSUS: “Kopdes Merah Putih: Koperasi atau Komedi?”

Mei 9, 2025
Kebudayaan Bukan Hanya Tarian dan Batik: Ini Soal Siapa yang Menari dan Siapa yang Tak Diundang

Kebudayaan Bukan Hanya Tarian dan Batik: Ini Soal Siapa yang Menari dan Siapa yang Tak Diundang

Juni 2, 2025
Sekolah Bebas Narkoba, Bukan Bebas PR: GMDM Gandeng SMP Q-Safinda, Lawan Narkoba dari Bangku Belajar!

Sekolah Bebas Narkoba, Bukan Bebas PR: GMDM Gandeng SMP Q-Safinda, Lawan Narkoba dari Bangku Belajar!

Mei 5, 2025
Ojek Online Geruduk DPRD Pasuruan: Mesin Nyendut, Hati Ikut Ngedut!

Ojek Online Geruduk DPRD Pasuruan: Mesin Nyendut, Hati Ikut Ngedut!

November 4, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
  • EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
  • HUTAN JATI DONOLOYO: SAKRAL, RINDANG, LAN KAYA CERITA – EDISI NGOPI BARENG SEMAR
  • Dugaan Pemotongan Bantuan Pusat di Minsel: Warga Miskin Ekstrem Maesaan Klaim Hanya Terima Separuh Jatah, LIN DPC Minsel Minta Transparansi
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In