• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Sabtu, Desember 13, 2025
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dari Soemitro ke Sri Mulyani: Dari Mata Air ke Air Mata

maisput by maisput
September 11, 2025
in Pojok Opini
0 0
0
Dari Soemitro ke Sri Mulyani: Dari Mata Air ke Air Mata

Dari Mata Air, Ke Air Mata

0
SHARES
13
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Di ruang kuliah UI enam dekade lalu, Prof. Soemitro Djojohadikusumo sudah wanti-wanti: “Membangun Indonesia itu bukan cuma bikin jalan tol, tapi bikin bangsa yang belum pernah merdeka sebelumnya.” Intinya, negara kudu nongol, rakyat kudu ngerasain. Gampangnya: negara itu bukan penonton bioskop, tapi juga ikut main filmnya.

Soemitro percaya negara harus jadi pemain inti: bikin BUMN, dorong pengusaha pribumi, kuasai cabang produksi. Pokoknya negara jangan cuma jadi penyiar bola. Kalau tidak, ya Republik ini bakal jadi figuran di pasar global.

READ ALSO

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Eh, sejarah bergerak.

Masuklah Orde Baru: Soeharto panggil Mafia Berkeley—bukan geng motor, tapi teknokrat jebolan Amerika. Mantra mereka simpel: “Stabilitas.” Ekonomi tumbuh, inflasi jinak, dunia tepuk tangan. Katanya Asian Miracle. Tapi ingat, setiap keajaiban pasti ada bayangan. Bayangannya? Utang numpuk, modal asing jadi bos, konglomerat dekat istana kenyang, rakyat kebagian remah. Pasal 33? Cuma dibacain pas upacara.

Lalu… krisis 1998 datang. Semua kartu dibongkar, ilusi meledak kayak balon ditiup kebanyakan. Reformasi lahir, IMF masuk bawa resep pahit: privatisasi, deregulasi, disiplin. Dan kita? Ya manut.

Di sinilah Sri Mulyani muncul. Bukan artis K-pop, tapi teknokrat paling terkenal di republik ini. Dua dekade jadi wajah ekonomi Indonesia. Defisit dijaga rapat, subsidi dipangkas, utang diatur, investor asing disambut karpet merah. Hebatnya, dia lurus, nggak pernah kedengeran main proyek. Tapi masalahnya: kadang terlalu sibuk menjaga angka, lupa rakyat di hilir butuh makan, bukan grafik.

Sri Mulyani suka pakai metafora: pemerintah itu wasit. Pasar yang main bola, negara cuma jagain aturan. Masalahnya, wasitnya sibuk tiup peluit, pemain gede nguasai bola, rakyat kecil jadi penonton di pinggir lapangan, nonton gratis tapi tetap haus.

Bandingkan dengan Soemitro: negara itu bukan cuma wasit, tapi juga striker, sekaligus manajer. Harus bikin strategi, bukan sekadar nyatet skor.

Hasilnya kita lihat sendiri: ekonomi stabil 5% setahun, tapi nggak pernah ngebut. Utang naik dari Rp1.300 T jadi Rp8.000 T. Subsidi dipangkas, rakyat kecil megap-megap bayar BBM dan listrik. Jurang kaya-miskin tetap menganga.

Lalu datanglah kritik Rizal Ramli—selalu pakai jurus ngegas mode on. Dia bilang: percuma angka rapi kalau sistemnya bocor. Integritas bukan cuma soal pejabatnya jujur, tapi juga berani lawan kebocoran. Soal ini, banyak yang manggut-manggut.

Sekarang kita ada di era Prabowo. Ironi sejarah: anaknya Soemitro jadi presiden, warisan Sri Mulyani masih nempel, Pasal 33 tetap jadi hiasan konstitusi. Menteri Keuangannya, Purbaya Yudhi Sadewa, nggak seglobal Sri Mulyani, tapi juga bukan Rizal Ramli. Katanya pragmatis. Tugasnya: pastikan air dari mata air nggak cuma jernih di hulu, tapi juga ngalir sampai ke dapur rakyat kecil.

Apa yang perlu dilanjutkan? Disiplin fiskal, transparansi. Apa yang harus dikoreksi? Paradigma liberal yang kelewat percaya sama pasar. Karena ekonomi itu bukan cuma soal defisit rendah, tapi soal siapa yang kenyang, siapa yang masih kelaparan.

Sejarah Indonesia ibarat drama panjang: Soemitro ngajarin negara harus hadir, Sri Mulyani jago ngatur angka, Rizal Ramli teriak soal kebocoran, Pasal 33 terus berbisik.

Kalau kita gagal nyatuin itu semua, ya sudah: negara ini cuma jadi stadion besar. Pasar yang main bola, pejabat sibuk jadi wasit, rakyat kecil tetap jadi penonton—nungguin bukan air mata air, tapi tetesan air mata.

Post Views: 218

Related Posts

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
Kolom Tokoh Fiktif

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

November 24, 2025
Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional
Pojok Opini

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Oktober 31, 2025
Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung
Kolom Tokoh Fiktif

Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung

Oktober 29, 2025
JANGAN PANGGIL AKU AYAH
Pojok Opini

JANGAN PANGGIL AKU AYAH

Oktober 27, 2025
Ketum DPP Pasukan 08: Reshuffle Prabowo Sesuai Prediksi, Tapi Menteri Keuangan Bikin Shock!
Pojok Opini

Dari Relawan Jadi Jutawan — Dari Kader Menuju Miliarder: Kisah Sunyi Perjalanan Pasukan 08

Oktober 19, 2025
Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat
Pojok Opini

Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat

Oktober 17, 2025
Next Post
MENTERI KEUANGAN DARI NEGERI ANTAH BERANTAH: PINTAR ANGKA, NOL ADAB

MENTERI KEUANGAN DARI NEGERI ANTAH BERANTAH: PINTAR ANGKA, NOL ADAB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Breaking News: Jalan Klaten Umurnya Cuma Seminggu — Lebih Cepat Retak dari Hubungan Anak Muda!

Oktober 17, 2025

EDITOR'S PICK

Foto: Ilustrasi gempa Probolinggo.

Probolinggo Diguncang 64 Kali Gempa: Ibu Bumi Lelah, Rumah Warga Goyang-Goyang!

Juli 20, 2025
Ilustrasi Gareng Petruk Bensin Naik Rakyat Nangis

Harga BBM Naik Lagi! Pertamax Jadi Premium Versi Sultan, Dompet Rakyat Ikut Ngos-ngosan

Juli 2, 2025
Foto :Ribuan Pelari ikuti JAKIM 2025- Antara News

31 Ribu Pelari Ikuti JAKIM 2025: Lari dari Macet, Menuju Jakarta Tanpa Logika?

Juni 30, 2025
GARENG PETRUK TURUN GUNUNG: Ulang Tahun Yayasan Rawinala, Hukum Bukan Sekadar Pasal tapi Pelita!

GARENG PETRUK TURUN GUNUNG: Ulang Tahun Yayasan Rawinala, Hukum Bukan Sekadar Pasal tapi Pelita!

Mei 10, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
  • EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
  • HUTAN JATI DONOLOYO: SAKRAL, RINDANG, LAN KAYA CERITA – EDISI NGOPI BARENG SEMAR
  • Dugaan Pemotongan Bantuan Pusat di Minsel: Warga Miskin Ekstrem Maesaan Klaim Hanya Terima Separuh Jatah, LIN DPC Minsel Minta Transparansi
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In