• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Minggu, April 19, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Gareng Petruk Datang Lagi, Rek! Judul: Karnaval Desa Pesanggrahan: Saat Roro Jonggrang Ketemu Sabyan dan Rama Naik Truk RW

maisput by maisput
Juni 15, 2025
in Berita Batu, Berita Jawa Timur
0 0
0
Gareng Petruk Datang Lagi, Rek! Judul: Karnaval Desa Pesanggrahan: Saat Roro Jonggrang Ketemu Sabyan dan Rama Naik Truk RW
0
SHARES
2
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Desa Pesanggrahan, Kota Batu –
Tanggal 15 Juni 2025 jadi hari yang ditunggu-tunggu warga Desa Pesanggrahan. Bukan karena diskon sembako atau konser Rhoma Irama, tapi karena ulang tahun desa ke-169 dirayakan dengan gegap gempita. Mulai dari pawai budaya, pentas seni antar-RW, sampai konser Sabyan yang bikin ibu-ibu berdandan sejak jam 5 pagi—padahal suaminya masih ngorok pakai sarung.

—

READ ALSO

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA

Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!

RW-RW Unjuk Gigi: Dari Ramayana sampai Roro Jonggrang Naik Pikap

Karnaval tahun ini bukan sekadar pawai jalan kaki. Ini kompetisi budaya terselubung antar-RW dengan gaya ala pentas agung:

RW 01 datang dengan tema “Ramayana: Rama & Shinta”, lengkap dengan Hanoman yang mukanya mirip Pak RT.

RW 02 tampil dengan kisah “Roro Jonggrang”, lengkap dengan Candi dadakan dari kardus bekas mie instan.

Ada pula Wayang Uwong, Tari Borneo, dan beragam pertunjukan adat yang bikin jalanan desa berubah jadi pentas rakyat dengan level nasionalis dan nasional-geografis!

—

Kreativitas Warga, Anggaran Minim, Semangat Maksimal!

Yang bikin kagum, bukan cuma semangatnya, tapi juga kreativitas luar biasa warga:

Barisan gunungan wayang dibuat dari triplek bekas renovasi pos ronda.

Kereta kencana Rama pakai sasis gerobak pasar.

Kostum Shinta dijahit dari taplak meja sumbangan ibu-ibu PKK.

Warga buktiin bahwa dengan anggaran seadanya, mereka bisa bikin acara sekelas Festival Budaya Nasional. Cuma bedanya, ini lebih ikhlas dan nggak ada tanda bintang kecil di anggaran.

—

Panitia Wanti-wanti: Jangan Sampai Karnaval Berubah Jadi Laporan Polisi

Sebelum acara dimulai, panitia mengimbau warga untuk:

> “Cek pintu, kompor, listrik, dan jangan lupa kunci motor, biar nggak jadi korban karnaval.”

 

Maklum, karnaval itu seru, tapi jangan sampai pulang-pulang malah rumah kebakar gara-gara lupa matiin magic com.

—

Kepala Desa: Budaya Itu Nafas Kita

Pak Imam Wahyudi, Kepala Desa yang murah senyum dan nggak pernah lupa sarung, bilang:

> “Acara ini penting untuk jaga budaya dan mempererat silaturahmi.”

 

Gareng manggut-manggut sambil nyeruput dawet:

> “Betul, Pak. Di era semua pada sibuk debat di TikTok, warga di sini malah sibuk bikin patung Batara Kala dari karet sandal bekas.”

 

Rasanya kayak lihat Indonesia yang seharusnya: guyub, kreatif, dan nggak gampang marah.


—

Sabyan Tampil, Warga Ngonten, Budaya Tetap Jadi Bintang

Ketika Sabyan tampil, ibu-ibu pada histeris, bapak-bapak megang tripod HP sambil live Instagram. Tapi yang bikin Gareng bahagia, budaya lokal tetap jadi bintang utama. Sabyan boleh manggung, tapi Roro Jonggrang tetap yang paling cetar.

Tapi Gareng mau nyentil dikit:

> “Jangan sampai budaya kita cuma jadi pajangan saat HUT, terus tidur selama 364 hari berikutnya.”

 

Pelestarian budaya itu bukan proyek sesaat, tapi perjuangan harian. Bukan sekadar tampil, tapi juga ditanamkan ke anak cucu.

—

Penutup: Pesanggrahan Bukan Cuma Desa, Tapi Negeri Mini Penuh Harapan

Karnaval ini lebih dari sekadar hiburan. Ini bentuk perlawanan halus terhadap kesibukan yang membutakan, terhadap lupa pada akar, dan terhadap budaya instan ala medsos.

Gareng Petruk, sambil duduk di bawah pohon sawo, bilang:

> “Warga sini hebat. Tanpa banyak omong, mereka rawat budaya. Tanpa spanduk muluk-muluk, mereka tunjukkan arti gotong royong.”

—

Penulis: Eko Windarto
Versi Satire: Gareng Petruk – Lulusan Fakultas Kehidupan Jalanan dan Alumni Fakultas Lelucon Lintas RW
Sumber: Catatan Lapangan, Obrolan Warga, dan Suara Kentongan yang Tak Pernah Bohong

—

> Sebab di tengah kenaikan harga cabai dan gaduh politik, kebudayaan dan tawa adalah harapan terakhir rakyat kecil.

Post Views: 388

Related Posts

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA
Berita Jawa Timur

EMPAT MAHASISWA UNESA MENYULAM KERAMIK MENJADI KISAH SENI YANG BERJIWA

November 24, 2025
Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!
Berita Jawa Timur

Job Fair Pasuruan: Ribuan Pelamar, Ratusan Lowongan, dan Segudang Harapan di Gedung Harmonie!

November 13, 2025
Panitia “Smash Balik” Isu Hadiah Turnamen Batu Open: “Bukan Hilang, Cuma Nyangkut di Net!”
Berita Batu

Panitia “Smash Balik” Isu Hadiah Turnamen Batu Open: “Bukan Hilang, Cuma Nyangkut di Net!”

November 13, 2025
Pasuruan Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana: Antara Kesiapan dan Doa agar Hujan Tak Baper
Berita Pasuruan

Pasuruan Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana: Antara Kesiapan dan Doa agar Hujan Tak Baper

November 6, 2025
BMKG: Malang Siap-Siap Guyuran, Payung Jangan Cuma Jadi Aksesori!
Berita Batu

BMKG: Malang Siap-Siap Guyuran, Payung Jangan Cuma Jadi Aksesori!

November 6, 2025
BPJS Kesehatan Luncurkan “New Rehab 2.0”: Solusi Cicilan Tunggakan Iuran, Biar Sehat Nggak Harus Berat!
Berita Pasuruan

BPJS Kesehatan Luncurkan “New Rehab 2.0”: Solusi Cicilan Tunggakan Iuran, Biar Sehat Nggak Harus Berat!

November 6, 2025
Next Post
Gemuruh Silat di Tangsel: KPSTI Deklarasi, Pelantikan, dan Semangat Menyambung Urat Budaya yang Hampir Putus Tangerang Selatan – garengpetruk.com

Gemuruh Silat di Tangsel: KPSTI Deklarasi, Pelantikan, dan Semangat Menyambung Urat Budaya yang Hampir Putus Tangerang Selatan – garengpetruk.com

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Surat Cinta dari Warung Kopi Banyuwangi ke Istana Langit di Kawah Ijen

Surat Cinta dari Warung Kopi Banyuwangi ke Istana Langit di Kawah Ijen

Juni 14, 2025
Banyuwangi Mau Ngutang Rp 490 Miliar: Rakyat Nolak, Dompet Nyesek, Logika Tersedak!

Banyuwangi Mau Ngutang Rp 490 Miliar: Rakyat Nolak, Dompet Nyesek, Logika Tersedak!

Juni 21, 2025
Polisi dan Hak Asasi: Batasan Kewenangan dalam Penangkapan Tersangka

Polisi dan Hak Asasi: Batasan Kewenangan dalam Penangkapan Tersangka

Januari 10, 2025
Johan Eliasch: Miliarder yang Beli Hutan Bukan Buat Pesta BBQ, tapi Demi Bumi

Johan Eliasch: Miliarder yang Beli Hutan Bukan Buat Pesta BBQ, tapi Demi Bumi

Mei 19, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In