• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Selasa, Mei 26, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Menua Bersama: Antara Keriput di Wajah dan Cahaya di Jiwa Gareng Petruk: “Tua itu pasti, tapi waras bareng sampai akhir, itu prestasi.”

maisput by maisput
Juni 8, 2025
in Pojok Opini, Serial Gareng Petruk
0 0
0
Menua Bersama: Antara Keriput di Wajah dan Cahaya di Jiwa Gareng Petruk: “Tua itu pasti, tapi waras bareng sampai akhir, itu prestasi.”
0
SHARES
10
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Suatu sore, saya duduk di warung kopi bareng Pak Parto dan Bu Lasi, pasangan sepuh yang sudah 50 tahun menikah. Mereka saling nyindir, saling ngeledek, tapi kalau salah satu sakit, yang lain langsung panik kayak kehilangan SIM.

Saya iseng tanya:
“Pak, kok bisa langgeng sampai tua gitu?”

READ ALSO

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Pak Parto jawab sambil ngisep rokok:
“Lha ya bukan karena cinta doang, Le. Tapi karena saling tahan-tahanan. Kadang pengin marah, tapi malah ngajak makan. Kadang pengin ninggalin, tapi malah nganterin ke puskesmas.”

Nah, dari situ saya sadar: menua bersama itu bukan drama cinta, tapi latihan spiritual harian.

Dan kalau ngomong soal spiritual, siapa lagi kalau bukan Sang Penyair Hati: Jalaluddin Rumi.

—

Menua Itu Bukan Soal Usia, Tapi Kedewasaan Jiwa

Rumi pernah bilang:
“Cinta bukan tentang saling memandang, tapi melihat ke arah yang sama.”
Kalau diterjemahkan ke bahasa warung kopi:
“Cinta itu bukan soal seneng tampang, tapi senasib tujuan.”

Menua bersama itu bukan tentang dua orang yang sama-sama keriputan, tapi dua jiwa yang tahu arah pulang. Bahwa hidup ini bukan panggung sandiwara terus, tapi tempat belajar ikhlas, sabar, dan saling menerima.

—

Kritik Halus: Banyak Menikah, Tapi Takut Sepi

Zaman sekarang banyak yang menikah karena deadline usia, bukan karena kematangan jiwa.
Pernikahan ramai di Instagram, tapi sepi di ruang tamu.
Sibuk ngejar foto prewedding, lupa latihan ngobrol tanpa HP.

Rumi bilang:
“Yang kamu cari di luar, sebenarnya cerminan dari yang hilang di dalam dirimu.”

Tapi sekarang, orang lebih pilih pasangan yang cocok feed-nya, bukan yang kuat saat dompet kosong dan hati hancur.

—

Tua Itu Bukan Malu, Tapi Madrasah Kehidupan

Begitu uban muncul, buru-buru disemir. Begitu keriput, buru-buru pakai filter.
Padahal Rumi pernah berkata:
“Jangan sedih karena kamu berubah. Semua berubah. Itulah cara cinta menunjukkan dirinya.”

Keriput itu bukan aib. Itu jejak perjalanan.
Bekas tawa, luka, harapan, dan kegagalan. Tua itu bukan musibah, tapi undangan untuk menyelami makna hidup yang sesungguhnya.

—

Cinta di Masa Senja: “Piring Kamu Aku Cuci Duluan Ya…”

Rumi mungkin tak pernah mencuci piring, tapi dia pasti paham:
Cinta itu bukan tentang puisi setiap hari, tapi soal siapa yang siap menunggu kamu bangun tidur, masih belekan dan ngomel-ngomel.

Cinta yang dewasa itu kayak:
“Sayang, obatmu udah aku siapin.”
“Atap bocor, ayo kita perbaiki bareng.”
“Atiku rapuh, tapi kamu jangan lelah.”

Itu bukan lagi cinta anak muda. Itu cinta para sufi. Cinta yang sudah paham, bahwa yang abadi bukan pelukannya, tapi doanya.

—

Penutup: Menua Bersama, Menuju Pulang dengan Tenang

Buat yang masih jomblo, jangan takut.
Menua bersama itu bukan selalu soal pasangan. Bisa dengan sahabat, keluarga, atau bahkan diri sendiri yang akhirnya kamu terima sepenuh hati.

Menua bersama itu soal berjalan seiring, seirama, dan saling ngerti.
Bukan siapa yang paling cantik, tapi siapa yang mau tetap duduk di sebelahmu waktu kamu sedang sepi, bau balsem, dan gak punya gigi.

Rumi bilang:
“Jangan berjalan di depanku, aku mungkin tidak bisa mengikutimu. Jangan berjalan di belakangku, aku mungkin tidak bisa memimpin. Tapi berjalanlah di sampingku, dan jadilah temanku selamanya.”

Mari menua bersama. Bukan hanya saling cinta, tapi saling sadar, saling merawat, saling melepaskan—dalam damai.

Karena kalau kita sudah gak bisa ngelus rambut pasangan kita lagi, semoga kita masih bisa bilang di liang lahat nanti:
“Aku pulang duluan ya, tunggu aku dengan tenang…”

— Gareng Petruk, santri rasa seniman, dan seorang suami yang sering di omelin istri.

Post Views: 452

Related Posts

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
Kolom Tokoh Fiktif

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

November 24, 2025
Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional
Pojok Opini

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Oktober 31, 2025
Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung
Kolom Tokoh Fiktif

Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung

Oktober 29, 2025
JANGAN PANGGIL AKU AYAH
Pojok Opini

JANGAN PANGGIL AKU AYAH

Oktober 27, 2025
Ketum DPP Pasukan 08: Reshuffle Prabowo Sesuai Prediksi, Tapi Menteri Keuangan Bikin Shock!
Pojok Opini

Dari Relawan Jadi Jutawan — Dari Kader Menuju Miliarder: Kisah Sunyi Perjalanan Pasukan 08

Oktober 19, 2025
Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat
Pojok Opini

Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat

Oktober 17, 2025
Next Post
Suapan Termahal: Ketika Sendok Menjadi Doa, dan Nasi Menjadi Cinta

Suapan Termahal: Ketika Sendok Menjadi Doa, dan Nasi Menjadi Cinta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Gareng Petruk di Manado: Perang Melawan Plastik, Bukan Cuma Gaya, Tapi Harus Gila-Gilaan!

Gareng Petruk di Manado: Perang Melawan Plastik, Bukan Cuma Gaya, Tapi Harus Gila-Gilaan!

Juni 5, 2025
Gambar Ilustrasi Gareng Petruk

Menggapai Mimpi Lewat Pendidikan: Dari Sekolah ke Indonesia Emas 2045

Agustus 5, 2025
Peluncuran Bahan Bakar Nabati Terbarukan Bobibos: Revolusi Energi dari Tanah Merah Putih

Peluncuran Bahan Bakar Nabati Terbarukan Bobibos: Revolusi Energi dari Tanah Merah Putih

November 2, 2025
Rubrik: Berita Terselubung – Bergaya Gareng Petruk “ZAKIR NAIK BATAL DATANG: DAKWAH KECEBUR UTANG, STADION JADI FATAMORGANA!”

Rubrik: Berita Terselubung – Bergaya Gareng Petruk “ZAKIR NAIK BATAL DATANG: DAKWAH KECEBUR UTANG, STADION JADI FATAMORGANA!”

Juni 13, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In