• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Senin, April 20, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Investigasi: Kasus Telkomsel-KDN, Jual Beli Udara ala Mafia Frekuensi!

maisput by maisput
Mei 7, 2025
in Berita DK Jakarta, Berita Hukum, Berita Korupsi
0 0
0
Investigasi: Kasus Telkomsel-KDN, Jual Beli Udara ala Mafia Frekuensi!
0
SHARES
40
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Jakarta, GarengPetruk.com – Ketika rakyat sibuk mikir mau makan apa besok pagi, eh para bos BUMN malah sibuk dagangin udara. Bukan udara yang bisa disedot buat bikin balon, tapi frekuensi negara—yang mestinya jadi milik rakyat, malah diperlakukan kayak tanah warisan kakek. Kalau ini bukan dagang sapi, ini dagang sinyal, Bos!

Telkomsel dan PT KDN kini sedang jadi “bintang sinetron” di gedung antirasuah. Tapi ini bukan sinetron yang tamat satu episode. Ini telenovela, dengan bumbu korupsi, monopoli, dan skenario gelap yang kabarnya lebih horor dari cicilan rumah. Katanya, Direktur Utama Telkomsel, Pak Nugroho, ngebut tandatangani kerja sama dengan KDN cuma dalam sehari. Waduh, cepat banget, kayak orang ngejar diskon cuci gudang!

READ ALSO

Rumah Masih Nyicil, Nasib Sudah Dilelang: Drama Kontrak Hidup di Kota Beton

Kesenjangan Tajam: Tunjangan DPR Naik, Rakyat Menjerit Sambil Gigit Tahu Isi Kosong

Padahal biasanya, proses kerja sama di BUMN itu ribetnya setengah mati. Surat menyurat, telaah hukum, persetujuan dewan direksi, sampai nunggu pejabat yang lagi ngopi dulu. Tapi ini? Cusss langsung ACC. Jangan-jangan ada “kode alam” yang bikin semua jadi serba cepat.

Dagang Angin Beraroma Singapura

Bapak-bapak di Telkomsel juga dituding lebih cinta dolar Singapura ketimbang rupiah. Bayangin aja, kata Indonesian Audit Watch (IAW), keuntungan Telkomsel ngalir ke Singtel (perusahaan dari Singapura) lewat jalur “royalti cinta”. Totalnya? Rp 1,2 triliun per tahun, dibayar 30% lebih mahal dari harga pasar. Wah, cinta memang bikin buta harga, ya!

Lalu, akibat cinta buta ini, negara rugi Rp 450 miliar per tahun. Itu duit bisa buat bangun ribuan sekolah, atau subsidi kuota internet buat rakyat biar bisa nonton drakor tanpa buffering!

Monopoli SMS A2P: Dari Mustika ke KDN, dari Intel ke Entel?

Ada juga kisah mistis soal bisnis A2P SMS—SMS korporasi yang dikirim massal oleh bank, e-commerce, dan lainnya. Biasanya ini urusan penting, dan sebelumnya dikelola PT Mustika Indonesia yang disebut-sebut punya hubungan dengan lembaga intelijen. Tapi tiba-tiba, Mustika dilengserkan tanpa upacara dan diganti KDN—perusahaan yang baru nongol, kayak warung kopi dadakan.

Hebatnya, kerja sama ini disahkan dalam waktu sehari. Kalau di kantor kelurahan aja ngurus surat pengantar bisa seminggu, ini kenapa di Telkomsel bisa sontak kayak disiram air panas?

Lebih serem lagi, kata narasumber misterius, pemindahan bisnis ke KDN bisa ganggu kerja intelijen negara. Wah, jangan-jangan nanti sinyal mata-mata kita keinterupsi sama SMS promo pinjol ilegal?

Kisah 84 Miliar dan Dua Bidadari

Kekayaan Pak Nugroho juga bikin publik melongo. Dalam LHKPN 2023, kekayaannya tercatat Rp 84,28 miliar. Tapi ada yang curiga, kenapa bisa ada aliran dana ke dua perempuan berinisial ADR dan FE? Apa ini hanya hubungan konsultasi pajak… atau lebih dari itu?

Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi (KMAK) pun langsung melaporkan dugaan korupsi ke KPK. Katanya, ada ketidaksesuaian antara jumlah kekayaan dan dugaan aliran dana gelap. Mungkinkah Pak Dirut ini punya “rekening ganda” seperti cinta segitiga di FTV?

Audit BPK: Sudah Teriak, Tapi Pemerintah Tuli

Dari audit BPK tahun 2015 sampai 2023, banyak suara sumbang soal biaya hak penggunaan frekuensi yang cuma 0,576%—paling murah se-Asia Tenggara. Vietnam aja bisa narik 5%. Tapi Kominfo cuek bebek. Mungkin karena lebih sibuk bikin konten tiktok edukasi hoaks ketimbang benahi perampokan negara.

Kalau tarif dinaikkan ke 2% saja, negara bisa dapat Rp 20 triliun per tahun. Tapi sayangnya, yang naik bukan tarifnya, malah mark-up-nya. Ya ampun, negeri ini sungguh ramah—ramah bagi pencoleng berdasi.

Bukan Kasus Biasa, Ini Urusan Kedaulatan!

Iskandar dari IAW mengingatkan, ini bukan sekadar laporan keuangan yang amburadul, ini urusan kedaulatan digital! Jangan sampai frekuensi—harta tak terlihat tapi vital—malah jadi ATM asing. Bukan cuma ekonomi yang jebol, tapi juga keamanan nasional yang rawan disadap.

Solusinya? IAW menuntut:

Audit forensik total BLU BAKTI Kominfo.

Penarikan kembali saham strategis dari SingTel.

Cabut lisensi operator yang nakal.

Hukum direksi yang terbukti main mata.

Dan yang paling penting: kembalikan logika ke dalam pengelolaan BUMN!

Gareng Petruk Menutup: “Jangan Sampai Negara Ini Jadi Komedi Tragis!”

Wahai rakyat jelata, ketika kalian sibuk cari sinyal gratis buat TikTok-an, para elit justru dagang sinyal untuk kekayaan pribadi. Ketika kalian bayar kuota mahal, mereka justru transfer keuntungan ke luar negeri tanpa pajak.

Sudah saatnya kita bilang: “Cukup dagelan ini!” Jangan sampai negara ini jadi stand up comedy korupsi tanpa panggung keadilan. Karena kalau frekuensi saja bisa dijual, jangan-jangan nanti nama Indonesia juga bisa disewakan.

Laporan ini disusun oleh: Tim GarengPetruk.com Investigasi Spesial,
Karena Menulis Kebenaran Butuh Keberanian dan Sedikit Guyonan.

Post Views: 1,223

Related Posts

Rumah Masih Nyicil, Nasib Sudah Dilelang: Drama Kontrak Hidup di Kota Beton
Berita DK Jakarta

Rumah Masih Nyicil, Nasib Sudah Dilelang: Drama Kontrak Hidup di Kota Beton

November 20, 2025
Kesenjangan Tajam: Tunjangan DPR Naik, Rakyat Menjerit Sambil Gigit Tahu Isi Kosong
Berita DK Jakarta

Kesenjangan Tajam: Tunjangan DPR Naik, Rakyat Menjerit Sambil Gigit Tahu Isi Kosong

Agustus 26, 2025
Selamat Jalan IGK Manila, Pejuang Bangsa yang Tidak Pernah Pensiun dari Rakyat
Berita DK Jakarta

Selamat Jalan IGK Manila, Pejuang Bangsa yang Tidak Pernah Pensiun dari Rakyat

Agustus 18, 2025
Rachmawati Nomor 1 di “Syahganda’s List”: Dari Tuduhan Makar Sampai Harapan Rehabilitasi, Teguh Santosa Bilang “Alhamdulillah”
Berita DK Jakarta

Rachmawati Nomor 1 di “Syahganda’s List”: Dari Tuduhan Makar Sampai Harapan Rehabilitasi, Teguh Santosa Bilang “Alhamdulillah”

Agustus 12, 2025
Pameran Buku Chappy Hakim: Dari Gatotkaca Sampai CN-235, Dirgantara Indonesia Jangan Cuma Jadi Cerita Dongeng
Berita Daerah

Pameran Buku Chappy Hakim: Dari Gatotkaca Sampai CN-235, Dirgantara Indonesia Jangan Cuma Jadi Cerita Dongeng

Agustus 11, 2025
Konferensi pers dan peluncuran jersei Patriot Run Indonesia 2025 di Wisma Serba Guna Kemenpora, Senayan, Jakarta. Foto: ANTARA
Berita DK Jakarta

Patriot Run Indonesia 2025: Pelari Disabilitas Bukan Figuran, Tapi Juara Sejati di Lintasan!

Juli 9, 2025
Next Post
Resah Seorang Tua di Tanah Merdeka

Resah Seorang Tua di Tanah Merdeka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

“Subuhnya Para Pendosa”  Untuk yang pernah jauh, tapi ingin pulang.

“Subuhnya Para Pendosa” Untuk yang pernah jauh, tapi ingin pulang.

Mei 19, 2025
Pemprov Jabar, Pemutihan Pajak, Bisakah Bayar Pajak Tanpa KTP Pemilik Kendaraan?

Pemprov Jabar, Pemutihan Pajak, Bisakah Bayar Pajak Tanpa KTP Pemilik Kendaraan?

Maret 28, 2025
“Rise and Speak”, Jangan Cuma Ngomong di Grup WA, Ayo Lawan Kekerasan Gender!

“Rise and Speak”, Jangan Cuma Ngomong di Grup WA, Ayo Lawan Kekerasan Gender!

Mei 18, 2025

NASA Astronauts Install High-Definition Cameras During Spacewalk

Juli 15, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In