Jember, garengpetruk.com – Hari Buruh Internasional atau yang lebih gaul disebut May Day, biasanya identik dengan orasi, aksi, dan… nasi bungkus. Tapi di Jember tahun 2025 ini, konsepnya beda, Sob! May Day dirayakan dengan cara paling sehat dan paling rame: jalan sehat bareng buruh se-kabupaten! Ya, buruhnya jalan, bosnya senyum, pejabatnya ikut selfie!
Bertajuk “Kolaborasi, Sinergi, dan Akselerasi” (judulnya mirip seminar nasional), acara ini dibikin kayak hajatan akbar rakyat, lengkap dengan rute yang bikin kaki pegal tapi hati adem. Mulai dari Alun-Alun Jember, lalu muter-muter lewat jalan besar kayak Jalan Ahmad Yani, Jalan Trunojoyo, sampai akhirnya balik ke tempat semula—semacam perjalanan hidup: berangkat semangat, pulang ngos-ngosan.
Menurut Ketua Panitia, Mas Imam, lebih dari 15 ribu kupon dibagikan, tapi yang hadir diprediksi tembus 13 ribu jiwa. Mungkin yang 2 ribu lagi sedang mencari sandal jepit hilang.
Tapi tenang, bukan May Day namanya kalau nggak heboh. Panitia udah siapin ambulans di tiap titik, bukan buat peserta pingsan rebutan hadiah, tapi demi antisipasi. Katanya sih, di tiap ambulans ada air minum gratis. Kalau lemes tinggal minggir, minum, terus lanjut gaya jalan model power ranger.
Bupati Jember & Forkopimda katanya juga bakal ikut jalan sehat. Wah, keren! Tapi tolong jangan jalan sambil kampanye ya, nanti dikira tebar pesona menjelang pilkada. Hehe.
Paling gokil sih sambutannya Kepala Disnakertrans Jember, Pak Suprihandoko, yang bilang: “May Day is Kolaborasi Day!” Wah, ini semangatnya kayak seminar motivasi. Mungkin kalau Gareng sama Petruk ikut, bakal nyamber, “Kolaborasi Day, asal jangan Komplikasi Pay!”
BPJS Ketenagakerjaan pun ikutan eksis. Katanya karena sebagian peserta adalah anggota mereka, ya wajib dijamin selamat. Mantap! Tapi jangan sampai setelah jalan sehat malah encok massal, lalu rame-rame klaim asuransi!
Uniknya, acara ini disebut sebagai “cara menyelesaikan masalah dengan jalan sehat.” Wah, ini baru keren. Kalau semua masalah bisa diselesaikan dengan jalan sehat, mungkin korupsi bisa hilang cukup dengan jogging bareng. Lalu konflik politik cukup dengan lari pagi sambil nyanyi dangdut.
May Day kali ini memang bukan ajang marah-marah, tapi ajang ketawa dan keringetan bareng. Kolaboratif, penuh semangat, dan (yang penting) ada undian doorprize. Karena di negeri ini, buruh paling semangat bukan cuma soal tuntutan, tapi juga… siapa tahu dapet sepeda.
Hidup buruh! Tapi jangan lupa, setelah jalan sehat, tetap ingat bahwa hak buruh bukan sekadar kaos dan kupon undian. Karena buruh bukan robot. Mereka nggak cuma butuh olahraga, tapi juga upah yang layak, perlindungan kerja, dan segelas es teh manis setelah berpeluh demi negeri.
Gareng dan Petruk pamit dulu ya, mau ikut jalan sehat sambil bawa spanduk: “Kami capek tapi bahagia, asal THR jangan ngaret lagi!”















