MANADO — Kalau selama ini Sulawesi Utara (Sulut) terkenal karena rica-rica dan suara emas kontestan ajang dangdut, kini satu lagi bintang muncul dari Bumi Nyiur Melambai:
Keren Turangan, resmi terpilih sebagai Finalis Miss Indonesia 2025. Dan namanya? Sesuai isi: Keren, titik.
Putri Sulut ini sedang menjalani karantina intensif jelang Grand Final tanggal 9 Juli 2025, dan seperti kata netijen +62: “Cantiknya lokal, auranya nasional!”
Dari Mapalus ke Panggung Nasional
Keren bukan hanya membawa dress mewah dan makeup flawless, tapi juga semangat budaya Mapalus, warisan leluhur Sulut yang mengajarkan gotong royong dan solidaritas. Bukan cuma buat konten, tapi jadi advokasi utama yang dibawa ke pentas nasional.
“Saya ingin semangat Mapalus ini dikenal luas, bukan hanya sebagai budaya lokal, tapi sebagai solusi sosial nasional,” ujarnya, sambil senyum manis yang bisa meredakan debat warung kopi.

Dukungan Datang dari Segala Penjuru, Termasuk Pasukan 08
Dukungan buat Keren tak berhenti di like dan share medsos. Ketua DPD Pasukan 08 Sulut, Sofian Malonda, turut menyatakan sikap mendukung total perjuangan Keren.
“Keren adalah contoh generasi muda yang berprestasi. Saya akan instruksikan seluruh anggota dan pengurus DPD Pasukan 08 di Sulut agar memberikan dukungan kepada Keren, sebagai bentuk apresiasi kami terhadap generasi muda Sulut,” tegas Sofian.
Sinyal kuat ini menunjukkan bahwa kecantikan yang membawa prestasi dan karakter pantas didukung, bukan cuma dipuji di kolom komentar.
Didukung Emak-Emak, Ojek Online, hingga Gubernur
Tak ketinggalan, dukungan terus mengalir dari Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, komunitas budaya, pemuda gereja, hingga emak-emak pengajian dan abang ojek yang rela pasang stiker “Vote Keren!” di motornya.
Cantik Gak Harus Plastik, Tapi Harus Punya Visi Fantastik
Di ajang ini, Keren membuktikan bahwa jadi perempuan pintar dan cinta budaya itu keren banget. Bukan hanya menjawab pertanyaan juri dengan senyum format Miss Universe, tapi juga membawa misi Sulut yang berakar pada kearifan lokal.

OPINI GARENG-PETRUK:
“Kalau Finalisnya Seperti Keren, Maka Harapan Indonesia Gak Sekadar Formalin”
Gareng dan Petruk sepakat:
Ajang seperti Miss Indonesia jangan cuma jadi ajang catwalk & crown. Tapi juga catatan peradaban, tentang siapa yang peduli pada tanah kelahiran dan masa depan bangsanya.
Kata Gareng: “Banyak yang tampil glowing, tapi lupa kalau budaya mereka makin pudar.”
Kata Petruk: “Keren itu bukan cuma nama, tapi juga sikap: cerdas, tulus, dan cinta daerah!”
Dukungan kepada Keren semoga bukan cuma viral saat final, lalu hilang pas scrolling TikTok. Tapi juga jadi momentum untuk mencintai budaya sendiri tanpa harus merasa kuno.
Karena bangsa besar bukan hanya punya istana megah, tapi juga punya generasi muda yang tahu dari mana ia berasal, dan untuk apa ia melangkah.
Harian Nasional Gareng Petruk
– Kalau Sudah Keren, Gak Perlu Pakai Filter –
















