Bangkalan, garengpetruk.com – Biasanya kalau Polres rame-rame ke desa, warga langsung deg-degan. Takut ada razia, penggerebekan, atau minimal razia knalpot brong. Tapi kali ini beda, sob! Polres Bangkalan datang bukan buat menangkap, tapi buat… panen jagung! Yes, panen beneran, bukan panen kasus!
Pada Jumat (23/5/2025), Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono lewat tangan dingin Kabag SDM Kompol Sugiarto, bareng tiga pilar dan Muspika Socah, ikut turun ke Dusun Rojing, Desa Keleyan, Kecamatan Socah. Di sana, mereka memanen jagung di lahan binaan Polres seluas satu hektar. Satu hektar, bos! Bukan lahan demo doang.
Gareng yang awalnya ngira ini cuma pencitraan, akhirnya angkat topi dan nyengir lebar. “Lho, ini kalau polisi pada nanem jagung, yang korupsi bingung dong! Soalnya gak ada yang ngejar mereka. Polisi lagi nguber ulat di ladang!” ucapnya sambil duduk di batang jagung.
Petruk gak kalah nyinyir, tapi positif. “Kegiatan begini harusnya dicontoh. Daripada sibuk bikin TikTok di kantor sambil ngopi, mending ngasih pupuk ke rakyat. Biar tumbuh subur, ndak cuma jagungnya, tapi juga harapan.”
Kapolres Hendro sendiri ngomong dengan nada adem kayak embun pagi. “Alhamdulillah, hasil panen kali ini bagus. Ini wujud nyata Polri mendukung swasembada pangan. Apapun kendala warga, kita bantu sebisanya,” katanya sambil pegang jagung kayak piala.
Polres juga menyatakan siap membantu urusan pertanian dari hulu ke hilir. Mulai dari nanam, nyiram, ngusir hama, hingga bantu jual hasil panen. Waduh, ini mah bisa-bisa jadi Dinas Pertanian cabang Polres!
Bahkan, ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan kemandirian bangsa lewat swasembada pangan, energi, hingga ekonomi hijau dan biru. Kata Gareng, “Kalau jagung aja udah bisa swasembada, tinggal nunggu rakyat bisa swasembada senyum!”

Kesimpulan GPNN:
Jika semua aparat turun sawah, yang korupsi bisa minggir sendiri karena malu. Polisi ikut nanem, rakyat ikut semangat, dan negara makin kuat. Jangan sampai ini cuma panen jagung seremonial, ya. Tapi jadi contoh nyata bahwa kedaulatan pangan itu bukan slogan, tapi kerja bareng—bahkan sama yang berseragam.
Ingat! Negeri ini tak akan kuat hanya karena demo dan debat. Tapi karena ada yang rela nyangkul, menanam, dan memanen demi perut rakyat. Bravo Polres Bangkalan! Panen jagungnya sukses, semoga rakyatnya juga panen berkah dan kenyang merdeka!















