• Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
Senin, April 20, 2026
Harian Nasional Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
  • Berita Nasional
  • Berita Internasional
  • Berita Daerah
  • Berita Hukum
  • Berita Tekhnologi dan Sains
  • Berita Humaniora & Budaya
  • Pojok Opini
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

“MANUSIA OPORTUNIS: TERTAWA DI MEJA KEKUASAAN, MENYIKSA DI BELAKANG LAYAR”

maisput by maisput
Juni 4, 2025
in Kolom Analisis Ringan, Kolom Edukatif atau Inspiratif, Kolom Reflektif, Kolom Satir atau Sindiran Sosial, Pojok Opini, Serial Gareng Petruk
0 0
0
“MANUSIA OPORTUNIS: TERTAWA DI MEJA KEKUASAAN, MENYIKSA DI BELAKANG LAYAR”
0
SHARES
5
VIEWS
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke XBagikan Ke WhatsappBagikan Ke Google

Gareng: Petruk, aku makin heran. Dulu waktu rezim lama jatuh, banyak orang bersorak. Tapi sekarang, orang-orang yang dulu teriak “Tolak kekuasaan busuk!” malah rebutan duduk di kursi empuk.
Petruk: Lho, itu tandanya kamu belum kenal manusia paling fleksibel sejagat raya: Si Oportunis!

Mereka bukan hanya tukang pindah posisi.
Mereka adalah seniman pengkhianatan,
arsitek tipu daya,
penyusup yang menjilat dengan lidah dua sisi.

READ ALSO

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

—

I. Antropologi Budaya: Oportunis Itu Bukan Budaya, Tapi Parasit

Dalam kajian antropologi budaya, setiap masyarakat punya nilai luhur. Tapi oportunis hidup bukan dari nilai, melainkan dari nilai tukar.
Budaya? Dijual.
Tradisi? Ditinggal.
Prinsip? Dipilah, dipilih, disesuaikan dengan siapa yang berkuasa.

Mereka seperti aktor ludruk yang lupa keluar panggung,
menyamar terus, berganti peran, bahkan saat pentas sudah selesai.

Mereka bisa menyanyikan lagu perjuangan,
sambil menjual skrip-nya ke lawan politik semalam suntuk.

—

II. Antropologi Sosial: Si Tikus Berdasi yang Menari di Bawah Meja Kekuasaan

Dari kacamata antropologi sosial, oportunis adalah makhluk bermuka seribu, namun bermoral minus.

Mereka hadir bukan untuk mendukung atau menentang,
tapi untuk memantau,
mengecoh,
dan bila perlu: menghancurkan dari dalam.

Seperti jamur beracun, tumbuh subur saat musim politik tiba.
Menghisap oksigen kesetiaan, dan menyebarkan spora pengkhianatan.

Kita pikir mereka rekan, padahal mereka mata-mata.
Kita beri kepercayaan, mereka balas dengan pengkhianatan.

Gareng: Tikus paling bahaya bukan di got.
Petruk: Tapi yang bisa duduk sopan di rapat kabinet!

—

III. Antropologi Politik: Mereka Tak Mau Kekuasaan, Mereka Ingin Menjadi Kekuasaan Itu Sendiri

Dari sisi antropologi politik, oportunis bukan lagi penumpang kekuasaan.
Mereka adalah pembajak kapal yang menyamar sebagai awak.
Mereka akan tepuk tangan saat engkau pidato,
dan menusukmu saat listrik padam.

Mereka paham betul ritme kekuasaan.
Mereka tahu kapan menunduk, dan kapan menggulingkan.
Mereka ikut menangis saat engkau diserang,
padahal tangan merekalah yang pertama menulis naskah drama itu.

—

IV. Identitas Oportunis: Bukan Pejuang, Bukan Pengikut, Tapi Pengintai

Mereka bukan pahlawan.
Mereka bukan pendukung.
Mereka juga bukan penentang.
Mereka adalah predator kesetiaan.

Loyalitas bagi mereka adalah sandiwara.
Integritas adalah kostum panggung.
Dan idealisme adalah puisi yang hanya dibaca saat kampanye.

Mereka menjilat siapa pun yang berkuasa,
dan menginjak siapa pun yang jatuh.
Seperti hantu di lorong istana, mereka muncul saat krisis, dan menghilang saat dibutuhkan.

—

V. Pesan Gareng dan Petruk: Wahai Penguasa, Jangan Salah Pilih Pelayan!

Gareng: Kekuasaan itu bukan sekadar memimpin.
Petruk: Tapi soal siapa yang kau izinkan masuk ke dalam lingkaranmu.

Berhati-hatilah pada mereka yang terlalu sering mengangguk,
terlalu manis bicara,
terlalu rajin hadir,
karena bisa jadi, merekalah peracun minuman malammu.

Seorang oportunis akan mengaku sahabat saat engkau berkuasa,
dan mengaku korban saat engkau tumbang.

Mereka tidak memiliki kubu.
Kubu mereka adalah di mana matahari kekuasaan bersinar terang.

—

VI. Penutup: Negeri yang Diatur Oportunis Akan Jadi Teater Penuh Mayat Integritas

Negeri ini tidak akan hancur karena musuh di luar,
tetapi oleh pengkhianat dalam selimut kekuasaan sendiri.

Oportunis adalah racun demokrasi yang dibungkus dengan plastik ramah lingkungan.
Tampak bersih, tapi isinya busuk.
Bau amisnya muncul ketika kekuasaan goyah.

Petruk: Jika pemimpin tidak mampu membedakan pengabdi dan penjilat, maka negeri akan dipenuhi oleh aktor, bukan pejuang.
Gareng: Dan kita, rakyat kecil, akan menonton teater horor tanpa tiket, tapi ikut menanggung semua harga tiketnya.

—

Salam paling getir dari Gareng & Petruk:

“Kami rakyat kecil tak bisa memilih menteri, tapi kami tahu siapa yang jual hati untuk kursi.”

Post Views: 560

Related Posts

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet
Kolom Tokoh Fiktif

Risiko dan Perlindungan Pejabat Pemerintah: Pelajaran dari Kasus Bu Ari Sego Liwet

November 24, 2025
Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional
Pojok Opini

Antara Dunia yang Sepi dan Dunia Transaksional

Oktober 31, 2025
Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung
Kolom Tokoh Fiktif

Pemuda, Kopi, dan Revolusi yang Masih di Cicil di Warung

Oktober 29, 2025
JANGAN PANGGIL AKU AYAH
Pojok Opini

JANGAN PANGGIL AKU AYAH

Oktober 27, 2025
Ketum DPP Pasukan 08: Reshuffle Prabowo Sesuai Prediksi, Tapi Menteri Keuangan Bikin Shock!
Pojok Opini

Dari Relawan Jadi Jutawan — Dari Kader Menuju Miliarder: Kisah Sunyi Perjalanan Pasukan 08

Oktober 19, 2025
Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat
Pojok Opini

Pasukan 08: Sufistik, Sunyi, dan Satu Komando di Antara Rakyat

Oktober 17, 2025
Next Post
GarengPetruk.com – Lapas, Polresta, dan Kodim “Satu Frekuensi”: Dari Gedoran Pintu Hingga Gedoran Cangkul

GarengPetruk.com – Lapas, Polresta, dan Kodim “Satu Frekuensi”: Dari Gedoran Pintu Hingga Gedoran Cangkul

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

7 Lokasi Wisata Di Sukamakmur Puncak Dua Bogor Yang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga

November 29, 2024
Foto : Kolonel Laut (K) dr.R. Rukma Juslim, Sp.JP., FIHA. Wakamed RSPAL dr. Ramelan Surabaya.

RSAL Ramelan Surabaya Guncang Dunia Medis: “Thrombectomy” Jadi Jurus Pamungkas Kalahkan Penyakit Jantung Tanpa Pasang Ring!

Juli 20, 2025
Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

Organ Tubuh: Saksi Bisu yang Mengungkap Kebenaran

April 30, 2025
Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Jonggol Segera Punya Jalan Tol Rp15,37 Triliun: Warga Siap-Siap!

Oktober 4, 2024
Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

Keris Palembang: Senjata Khas dengan Keunikan dan Makna Mendalam

April 15, 2025

EDITOR'S PICK

Advokat Muda, Gagah Gaya Tapi Jangan Lupa Tanya Nurani Bangsa!

Advokat Muda, Gagah Gaya Tapi Jangan Lupa Tanya Nurani Bangsa!

Juni 29, 2025
Situbondo Ngegas ke Final TP Posyandu Jatim 2025: Tapal Kuda Nongol Juga, Rek!

Situbondo Ngegas ke Final TP Posyandu Jatim 2025: Tapal Kuda Nongol Juga, Rek!

Mei 22, 2025
Momen Video Call, Gubernur Banten Andra Soni Kang Dedi Mulyadi, Ingin Tiru Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan yang Dilakukan di Jawa Barat

Momen Video Call, Gubernur Banten Andra Soni Kang Dedi Mulyadi, Ingin Tiru Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan yang Dilakukan di Jawa Barat

Maret 26, 2025
Petruk Bingung: Katanya Ber-Ketuhanan, Tapi Korupsinya Masya Allah!

Petruk Bingung: Katanya Ber-Ketuhanan, Tapi Korupsinya Masya Allah!

Juni 1, 2025

Tentang GarengPetruk.com

Harian Nasional Gareng Petruk

“Harian Nasional Gareng Petruk – berita tajam, jujur, dan kritis, disampaikan dengan humor segar ala warung kopi.”

Follow us

Kategori

Recent Posts

  • Nyantri, Nyakola, Nyunda: Mahasiswa Turun Desa, Bukan Turun Gengsi
  • SITIE KEDELAK: Bukan Nama Jajanan, Tapi Cara Negara Nengok Anaknya
  • Ngopi Bukan Sekadar Seruput: Lapas Klaten Seduh Kinerja, Bukan Gosip
  • Lapas Klaten Ikut Apel Virtual: Seragam Rapi, Zoom Nyala, Integritas Diuji
  • Jurnalis Gareng Petruk
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

No Result
View All Result
  • Beranda Rakyat Jelata
  • Tentang Gareng Petruk
    • Jurnalis Gareng Petruk
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik Jurnalis Gareng Petruk
  • Merchandise
  • Indeks
  • Redaksi Harian Nasional Gareng Petruk
  • Login
    • Account
    • Dashboard
    • Edit

© 2023 GarengPetruk.com - Portal Berita Nasional Ahliaiti.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In